Studi Faktor-Faktor Teknis Produksi Yang Mempengaruhi Mutu Tape Singkong di UMKM Bondowoso (Studi Kasus UMKM Tape Singkong di Desa Sumber Tengah)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Tape singkong adalah makanan hasil fermentasi yang menggunakan bahan
dasar dari umbi singkong. Tahapan pembuatan tape meliputi penyortiran dan
pengupasan bahan baku, pencucian, perebusan, pendinginan, peragian,
pengemasan dan pendiaman selama kurang lebih dari 2 hari. Pada umumnya tape
memiliki rasa manis, sedikit asam dan sedikit mengandung alkohol dengan aroma
yang khas. Tape singkong menjadi ciri khas salah satu kabupaten di Jawa Timur,
yaitu Bondowoso sehingga dijuluki sebagai “kota tape”. Tape Bondowoso
memiliki karakteristik relatif baik dibandingkan dengan tape yang diproduksi di
daerah lain. Desa Sumber Tengah merupakan sentra tape Bondowoso karena
banyaknya produsen tape di desa tersebut. Pada setiap UMKM tape di Desa
Sumber Tengah juga menghasilkan karakteristik tape yang berbeda. Perbedaan
karakteristik ini diduga karena adanya beberapa faktor teknis yang berbeda,
sehingga berpengaruh kepada mutu tape yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian
ini yaitu untuk mengetahui faktor teknis yang mempengaruhi produksi tape di
setiap unit proses, mengetahui mutu tape dari UMKM di Desa Sumber Tengah
serta menentukan rumusan perbaikan mutu tape.
Penelitian ini menggunakan beberapa metode yaitu penentuan faktor teknis
dan faktor teknis prioritas menggunakan metode Eckenrode, identifikasi
karakteristik mutu tape, identifikasi hubungan antara faktor teknis dengan
karakteristik mutu tape dan penentuan rumusan perbaikan mutu tape. Parameter
yang diamati pada karakteristik mutu tape meliputi kadar air, warna, pH, kadar
gula reduksi, kadar alkohol dan organoleptik (warna, aroma, tekstur, rasa dan
keseluruhan). Data hasil perhitungan dan karakteristik mutu dianalisis
menggunakan metode deskriptif serta penyajian data dalam bentuk tabel dan
grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis ragi, teknik dan waktu
pemasakan, suhu dan waktu fermentasi, kualitas bahan baku serta teknik
pengupasan dapat mempengaruhi sifat fisik maupun kimia tape yang dihasilkan.
Proses produksi dengan teknik pengikisan daging singkong dan perebusan pada
UMKM 1 menghasilkan tape dengan warna kuning cerah, bertekstur lunak, rasa
sedikit manis dan asam serta beraroma sedikit asam dan alkohol. Sedangkan
proses produksi dengan teknik pengupasan daging singkong dan pengukusan pada
UMKM 2 menghasilkan tape dengan warna kuning cerah, bertekstur padat, rasa
manis dan asam serta beraroma sedikit asam dan alkohol. Untuk menghasilkan
tape dengan mutu yang maksimal diperlukan bahan baku singkong mentega
dengan kualitas yang terbaik, teknik pengupasan dengan pengikisan daging
singkong setelah pengupasan kulit ari, perebusan singkong selama 30 menit,
konsentrasi ragi 0,5% dari berat singkong kupas dengan lama fermentasi 36 jam,
suhu 25-30ºC dan kelembaban relatif 70-80%.
Description
Reupload Repositori File 13 April 2026_Kholif Basri
