Analisis Keberlangsungan Program Kelurga Harapan Menggunakan Model Cox Proportional Hazard

dc.contributor.authorTantri Ranacitra Mydear
dc.date.accessioned2026-02-03T02:56:55Z
dc.date.issued2025-01-03
dc.descriptionReupload File Ripositori 3 Februari 2026_Rudi H/Ardi
dc.description.abstractProgram Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu program perlindungan sosial di Indonesia dalam bentuk bantuan sosial yang bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup keluarga miskin. PKH diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin dalam jangka pendek dan memutus rantai kemiskinan dalam jangka panjang. Peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat akan memberikan kesempatan bagi mereka untuk meningkatkan kualitas hidup. PKH tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan sosial, tetapi juga mendorong Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk mencapai kemandirian atau dikenal sebagai graduasi PKH. Graduasi PKH terbagi menjadi 3 jenis yakni graduasi alamiah, graduasi mandiri, dan graduasi sejahtera mandiri. Cakupan sasaran PKH diperluas, dari KPM yang mencakup 7% terbawah menjadi 25% terbawah, berdasarkan Basis Data Terpadu (BDT). Perluasan sasaran PKH mempengaruhi jumlah partisipasi program yang dapat memprediksi keberhasilan PKH. Analisis survival dapat memprediksi keberlangsungan program PKH. Analisis survival merupakan suatu metode yang digunakan untuk menganalisis data dan berhubungan dengan waktu, yaitu dimulai dari awal pengamatan sampai terjadinya suatu kejadian khusus. Terdapat faktorfaktor yang mempengaruhi keberlangsungan PKH yang dianalis menggunakan model Cox Proportional Hazard. Langkah yang dilakukan pada penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik peserta PKH, menganalisis Kurva Kaplan-Meier dan Uji Log-Rank, membuat model Cox Proportional Hazard, seleksi model terbaik, interpretasi Hazard Ratio. Permasalahan yang akan dicari solusinya yaitu menentukan model analisis keberlangsungan PKH dengan faktor-faktor yang berpengaruh. Variabel prediktor (๐‘‹) yang digunakan adalah jenis kelamin (๐‘‹1), usia (๐‘‹2), pendidikan (๐‘‹3), jumlah anggota keluarga (๐‘‹4), pekerjaan (๐‘‹5), pendapatan (๐‘‹6), dan jenis PKH (๐‘‹7). Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dan kuisioner KPM PKH di Desa Gumirih. Berdasarkan analisis deskriptif dengan jumlah peserta 110, terdapat 38 peserta yang mengalami graduasi. Keberlangsungan program dan risiko graduasi peserta dapat dilihat dari hasul fungsi survival dan fungsi hazard. Berdasarkan uji Log-Rank diperoleh hasil variabel pendidikan, pekerjaan, pendapatan, dan jenis PKH memiliki nilai ๐‘ โˆ’ ๐‘ฃ๐‘Ž๐‘™๐‘ข๐‘’ < 0,05 yang berarti tolak ๐ป0, artinya mempunyai perbedaan pada masing-masing kategorinya. Uji Goodness of Fit (GOF) dilakukan untuk menentukan model Cox Proportional Hazard jika asumsi Proportional Hazard terpenuhi. Hasil uji GOF menyatakan bahwa semua variabel mempunyai nilai ๐‘ โˆ’ ๐‘ฃ๐‘Ž๐‘™๐‘ข๐‘’ < 0,05 sehingga terima ๐ป0 yang berarti memenuhi asumsi Proportional Hazard. Berdasarkan hasil tersebut kemudian dilakukan pemilihan model terbaik dan uji signifikansi parameter untuk mengetahui variabel yang paling berpengaruh. Terdapat model terbaik yaitu variabel pendidikan dan pekerjaan dengan nilai AIC terkecil yaitu 275,2. Model Cox Proportional Hazard yang didapatkan yaitu โ„Ž(๐‘ก) = โ„Ž0 (๐‘ก) exp(0,4815 ๐‘‹3 + 0,9135๐‘‹5) Model Cox Proportional Hazard terbaik mempunyai nilai ๐‘ โˆ’ ๐‘ฃ๐‘Ž๐‘™๐‘ข๐‘’ likelihood ratio sebesar 4 ร— 10โˆ’6 yang dapat disimpulkan bahwa keputusannya tolak ๐ป0, artinya variabel prediktor berpengaruh terhadap variabel respon. Uji parsial dilakukan dan memberikan hasil variabel pendidikan, dan pekerjaan memiliki nilai ๐‘ โˆ’ ๐‘ฃ๐‘Ž๐‘™๐‘ข๐‘’ < 0,05 yang berarti kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap variabel respon. Berdasarkan hasil estimasi hazard ratio dari faktor-faktor yang paling berpengaruh, ketika pendidikan naik 1 tingkat maka peluang graduasinya akan meningkat sebesar 1,6184 dan ketika pekerjaan naik 1 tingkat maka peluang graduasinya akan meningkat sebesar 2,4933
dc.description.sponsorshipDPU: Dr. Mohamat Fatekurohman, S.Si., M.Si. DPA: Ibu Firda Fadri, S.Si., M.Si
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1158
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
dc.subjectAnalisis Survival
dc.subjectCox Proportional Hazard
dc.subjectProgram Keluarga Harapan
dc.titleAnalisis Keberlangsungan Program Kelurga Harapan Menggunakan Model Cox Proportional Hazard
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Tantri Ranacitra Mydear - 211810101051.pdf
Size:
1020.17 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: