Optimasi Microwave Assisted Blanching (MAB) pada Pre-Treatment Tomat (Solanum Lycopersicum L.) dengan Response Surface Methodology (RSM)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Tomat (Solanum lycopersicum L.) merupakan tanaman holtikultura yang
memiliki nilai ekonomis tinggi dan banyak diminati masyarakat Indonesia. Tomat
banyak diolah menjadi berbagai olahan, seperti saos tomat, selai tomat, sambal
tomat kaleng, hingga olahan sarden yang sebagian besar menggunakan tomat
sebagai bahan pendamping. Pengolahan tomat menjadi produk pangan seringkali
terkendala oleh penurunan mutu berupa kehilangan nutrisi, perubahan tekstur,
aroma dan warna yang menyebabkan produk tidak memenuhi spesifikasi. Blansing
dapat dilakukan sebagai alternatif dalam meminimalisir penurunan mutu tomat
selama pengolahan. Microwave Assisted Blanching (MAB) menjadi alternatif yang
dapat digunakan untuk meminimalisir hilangnya nutrisi pada saat proses blansing
konvensional (hot water blanching dan steam blanching) serta tidak menghasilkan
limbah akibat proses. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan perlakuan
optimal antara faktor daya microwave, waktu blansing dan waktu pendinginan pada
microwave assisted blanching terhadap respon rendemen, nilai TPT, kadar vitamin
C dan total karoten pada tomat menggunakan Response Surface Methodology
(RSM).
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan evaluasi dan
optimasi kondisi blansing yang ditentukan oleh aplikasi Design Expert 13
menggunakan metode RSM (Response Surface Methodology) dengan rancangan
BBD (Box Behnken Design). Variabel penelitian ditentukan berdasarkan studi
literasi dari penelitian sebelumnya sebagai dasar batas minimum dan maksimum
tiap faktor. waktu blansing dalam microwave (X1) dengan batas nilai minimum
daya microwave sebesar 200 watt dan batas nilai maksimum 600 watt, waktu
blansing (X2) dengan batas nilai minimum sebesar 40 detik dan batas nilai
maksimum 80 detik, serta waktu pendinginan dalam air es (X3) dengan batas minimum 0 detik dan batas maksimum 60 detik.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, kondisi blansing optimum
yang terpilih yaitu pada perlakuan daya microwave 600 watt, waktu blansing 40
detik dan waktu pendinginan 14,65 detik dengan nilai desirability sebesar 0,789.
Perlakuan optimum tersebut menghasilkan respon berupa nilai rendemen sebesar
99,96%, nilai TPT sebesar 4,3 o
brix, kadar vitamin C sebesar 154 mg/100g dan total
karoten sebesar 3,53 mg/100g. Tomat yang telah diblansing pada kondisi optimum
memiliki karakteristik fisikokimia berupa, chroma sebelum diblansing 17,8 dan
setelah diblansing 13,78, oHue sebelum diblansing sebesar 49,51o
dan setelah diblansing sebesar 54,85o yang termasuk ke dalam warna kromatisasi merah kuning,
Aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 69,05 μg/ml, serta kandungan total
fenol sebesar 3,2 mg GAE/g.
Description
Reupload Repository Maya 25 Maret 2026
