Performativitas gender pada tokoh Atlas Shepherd dalam Film Atlas (2024): Analisis Struktur Naratif Todorov

dc.contributor.authorMuhammad Bintang Alfan Nur Fauzi
dc.date.accessioned2026-03-27T07:25:49Z
dc.date.issued2025-07-10
dc.descriptionReupload file repository 27 Maret 2026_Maya
dc.description.abstractSudut pandang media menempatkan laki-laki dalam posisi dominan sementara perempuan dalam posisi rentan dan tersubordinat. Beberapa dekade terakhir isu gender kian jadi perhatian global. Hal ini ditandai dengan adanya pergeseran pola representasi gender pada industri film Hollywood. Film-film yang menampilkan protagonis perempuan sebagai pemeran utama meningkat singnifikan. Puncaknya di tahun 2024 ketika persentase film terlaris dengan pemeran karakter utama perempuan menyamai jumlah film yang tokoh utamanya laki-laki. Film-film tersebut berupaya menghadirkan perspektif lain melalui perwujudan karakter perempuan dengan sifat yang setara karakter laki-laki. Film Atlas termasuk salah satu di antaranya yang menghadirkan tokoh utama perempuan dengan karakteristik dominan dan mendobrak stereotip gender. Atlas (2024) adalah film fiksi ilmiah oleh Brad Peyton yang rilis perdana di Netflix pada Mei 2024. Film Atlas menceritakan perjalanan Atlas Shepherd dalam menyelesaikan permasalahan kompleks yang terjadi antara manusia dengan AI. Dalam perjalanannya, terdapat berbagai situasi yang menyebabkan terjadinya perubahan pada dinamika karakter tokoh Atlas. Perubahan tersebut juga berdampak pada penggambaran karakter perempuan heroik yang dibawakan melalui tokoh Atlas Shepherd. Teori performativitas gender Judith Butler dan struktur tiga babak Todorov digunakan untuk membedah bagaimana struktur naratif menunjukkan performativitas gender tokoh Atlas Shepherd dalam film Atlas. Tujuannya untuk menganalisis konstruksi performativitas gender melalui struktur naratif dalam film Atlas yang diperlihatkan tokoh Atlas Shepherd. Teori struktur naratif Todorov membagi film Atlas menjadi 3 tahapan, yakni fase equilibrium, fase disequilibrium, fase new equilibrium. Di setiap fase, struktur naratif Todorov juga membagi 3 indikator transformasi perbabak yang merujuk pada konstruksi perubahan pada tokoh utama meliputi, sikap, keyakinan, dan pengetahuan. Selain itu terdapat juga kajian peformativitas gender Judith Butler yang digunakan sebagai tolak ukur karakterisasi tokoh Atlas Shepherd, meliputi konsep gender yang cair dan dapat beradaptasi dengan cara bertahap. Pembagian data didasari atas penampilan serangkaian ‘gestur tertentu’ yang berkaitan dengan performa gender pada dinamika karakter tokoh Atlas Shepherd di setiap babaknya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data penelitian didapatkan melewati serangkaian teknik pengumpulan dan analisis data seperti observasi, dokumentasi, studi literatur, reduksi, dan sajian data. Data hasil observasi film Atlas, dari total 31 scene direduksi, menyisakan 8 data scene yang dinilai berkaitan dengan performativitas gender pada tokoh Atlas Shepherd. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performativitas gender pada tokoh Atlas dibentuk secara bertahap secara repetitif di setiap babaknya. Pada fase equilibrium tokoh Atlas mengonstruksi identitas maskulinitas hegemonik yang secara performatif tampak pada perilaku dominatif, tertutup, menolak interaksi sosial, dan idealis. Di fase disequilibrium performa hegemonik Atlas terguncang, membuat perubahan pada karakter Atlas dan mempengaruhi citra gender yang dikonstruksi seperti, Atlas mulai membuka diri, mengalah, bergantung pada AI, dan berusaha mempercayai AI. Di fase new equilibrium, perubahan pada dinamika karakter mengonstruksi performa gender Atlas menjadi lebih cair, relasional dan terbuka. Fluiditas gender Atlas ditunjukkan pada transformasi akhir ketika Atlas tidak lagi mengonstruksi citra hegemonik dan menampilkan gaya tubuh dan bahasa yang lain. Hal ini berpengaruh pada pemaknaan film yang berkaitan dengan kampanye kesetaraan gender idustri film Hollywood. Penelitian ini memberikan gambaran terhadap konsep gender yang tidak bersifat tetap, tetapi juga dikonstruksi, dinegosiasi, dan ditampilkan dalam bentuk perubahan pada dinamika karakter tokoh. Melalui pendekatan tersebut diharapkan penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih terkait performativitas gender tokoh Smith (AI) yang berhasil mempengaruhi Atlas dan menyebabkan performa gendernya bergeser. Karena entitas Smith membuktikan bahwa AI memiliki bentuk fluiditas gender yang lebih cair dari manusia.
dc.description.sponsorshipDPU: Ni Luh Ayu Sukmawati, S.Pd., M.Hum. DPA: Deddy Suprapto, S.S., M.A.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/5767
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Ilmu Budaya
dc.subjectPerformativitas gender
dc.subjectStruktur tiga babak Todorov
dc.subjectDinamika karakter
dc.subjectFilm Atlas
dc.titlePerformativitas gender pada tokoh Atlas Shepherd dalam Film Atlas (2024): Analisis Struktur Naratif Todorov
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Muhammad Bintang Alfan Nur Fauzi - 210110401001.pdf
Size:
854.02 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: