Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Kemampuan Pemecahan dan Pengajuan Masalah Siswa SMAN 2 Jember pada Materi Barisan dan Deret Aritmetika

dc.contributor.authorTrian Dina Meliyanti Maulida
dc.date.accessioned2026-01-26T04:50:08Z
dc.date.issued2025-01-25
dc.descriptionupload by Teddy_19/01/2026
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan pemecahan dan pengajuan masalah pada materi Barisan dan Deret Aritmetika. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dan bentuk desain penelitiannya menggunakan non-equivalent (pre-test-post-test) control group design digunakan oleh peneliti untuk memberikan perlakuan pada kelompok tertentu dan membandingkannya dengan kelompok lain guna melihat perbedaan yang terjadi. Instrumen dalam penelitian ini berupa instrumen tes dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes dan observasi. Populasi dalam penelitian ini yaitu sebagian siswa kelas X SMAN 2 Jember semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dan dipilih dua kelas sebagai sampel penelitian, kedua kelas tersebut adalah kelas X.8 sebagai kelas eksperimen 1 yang mendapatkan perlakuan berupa model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan pemecahan masalah dan kelas X.9 sebagai kelas eksperimen 2 yang mendapatkan perlakuan berupa model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan pengajuan masalah. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Independen Sample T-Test dengan menggunakan software SPSS. Hasil rata-rata pre-test kelas eksperimen 1 sebesar 46,62, setelah diterapkannya model pembelajaran berbasis masalah, rata-rata nilai meningkat menjadi 59,80. Hasil uji antara nilai pre-test dan post-test kelas eksperimen 1 menggunakan uji Independen Sample T-Test menghasilkan nilai Sig. (2-Tailed) < 0,05 yaitu sebesar dan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan pemecahan masalah matematis siswa setelah diberi perlakuan. Sedangkan rata-rata pre-test kelas eksperimen 2 sebesar 21,36, setelah diterapkannya model pembelajaran berbasis masalah, rata-rata nilai post-test meningkat menjadi 22,84, Hasil uji antara nilai pre-test dan post-test kelas eksperimen 2 menggunakan uji Independen Sample T-Test menghasilkan nilai Sig. (2-Tailed) < 0,05 yaitu sebesar dan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan pengajuan masalah matematis siswa setelah diberi perlakuan. Oleh karena itu, berdasarkan hasil uji Independen Sample T-Test dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan pemecahan dan pengajuan masalah matematis siswa.
dc.description.sponsorshipDr. Dian Kurniati, S.Pd., M.Pd. - Dhanar Dwi Hary Jatmiko, S.Pd., M.Pd.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/244
dc.publisherFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
dc.subjectModel Pembelajaran Berbasis Masalah
dc.subjectKemampuan Pemecahan dan Pengajuan Masalah Siswa
dc.subjectMateri Barisan dan Deret Aritmetika
dc.titlePengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Kemampuan Pemecahan dan Pengajuan Masalah Siswa SMAN 2 Jember pada Materi Barisan dan Deret Aritmetika
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
TRIAN DINA MELIYANTI MAULIDA - 210210101038.pdf
Size:
845.88 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: