Pandemi Dalam Sejarah: Flu Spanyol Di Jawa Tahun 1918-1920

dc.contributor.authorNita Imroatul Naviah
dc.date.accessioned2026-02-24T02:03:40Z
dc.date.issued2024-07-01
dc.descriptionReupload File Repositori 24 Februari 2026_Teddy/Hendra
dc.description.abstractPembahasan mengenai wabah penyakit di masa lalu ramai diperbincangkan kembali pada tahun 2020 karena kemunculan covid-19. Salah satunnya flu spanyol yang terjadi pada tahun 1918 dan menjadi pandemi pertama yang dihadapi Pemerintah Hindia Belanda. Sebelum tahun 1918 penyakit yang menyerang kawasan Hindia Belanda sifatnya masih epidemi, dalam satu daerah saja tidak menyebar luas. Seperti wabah pes, kolera, malaria, dan SARS. Pandemi flu spanyol merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus influenza tipe A dari varian H1N1. Kasus virus flu spanyol pertama di Hindia Belanda dilaporkan terjadi di Pankattan Sumatera Timur bulan Juni 1918. Masa inkubasi virus hanya berlangsung dalam tiga hari dan dengan cepat meyebar ke Medan pada 16 Juli 1918. Fasilitas kesehatan di tahun 1918 belum merata membuat penanganan virus tidak maksimal sehingga banyak masyarakat yang menjadi korban jiwa. Pemerintah Hindia Belanda yang mengabaikan peringatan Konsul Belanda di Singapura untuk mencegah kapal-kapal luar negeri yang akan berlabuh di HindiaBelanda semakin memperparah keadaan. Rumusan permasalahan dalam penelitian ini meliputi 1) Bagaimana munculnya pandemi flu spanyol di Jawa tahun 1918-1920?; 2) Bagaimana Pemerintah Hindia Belanda dalam menangani pandemi flu spanyol di Jawa tahun 1918-1920?; 3) Bagaimana dampak pandemi flu spanyol di Jawa tahun 1918- 1920?. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis secara mendalam kemunculan dan penyebaran pandemi flu spanyol, kebijakan Pemerintah Hindia Belanda dalam menangani pademi flu spanyol, dan dampak yang ditimbulkan pandemi flu spanyol di Jawa tahun 1918-1920. Teori yang digunakan adalah Triangle Theory oleh John Gordon dan de Le Richt serta pendekatan Sosiologi Kesehatan. Metode yang digunakan merupakan metode sejarah dengan lima tahapan meliputi, pemilihan topik, pengumpulan sumber, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan perdagangan yang dilakukan di pelabuhan membuat virus flu spanyol menjangkit kawasan Jawa. Kontak sosial yang dilakukan penumpang kapal-kapal Eropa yang singgah di Hongkong dan Singapura dengan masyarakat di Jawa ini menyebabkan virus menular dan menyebar ke seluruh wilayah Jawa. Masyarakat Batavia menjadi korban penyebaran virus flu spanyol dan membuat rumah sakit-rumah sakit penuh dengan pasien. Fasilitas kesehatan yang masih dalam tahap perkembangan membuat banyak pasien harus menempati lorong-lorong rumah sakit dengan beralaskan seadannya. Masyarakat bumiputra yang terdiskriminasi dan kurangnya penghasilan membuat mereka sulit mendapatkan layanan kesehatan dan berakhir mengandalkan obat-obatan tradisional atau pergi ke dukun. Masyarakat juga mempercayai takhayul mengusir roh jahat dengan harapan virus dapat hilang dari wilayahnya. Pemerintah segera mengatasi permasalahan ini dengan membentuk Komisi Influenza dan mengesahkan Influenza Ordonnantie. Dampak penyebaran virus berpengaruh pada kondisi demografi Jawa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: 1) virus flu spanyol masuk ke Jawa di bawa penumpang dan awak kapal luar negeri yang berinteraksi dengan penduduk Jawa; 2) penyebaran di kalangan masyarakat Jawa sangat karena masa inkubasi virus hanya 3 hari, kondisi lingkungan yang kurang sehat juga membuat penyakit dan virus mudah menjangkit mereka; 3) Pemerintah membentuk Komisi Influenza dan mengesahkan Influenza Ordonanntie untuk menghentikan penyebaran virus; 4) dampak yang ditimbulkan virus flu spanyol membuat angka mortalitas naik dua kali lipat dibandingkan tahun 1917, dari 673,830 jiwa menjadi 1,227.121 jiwa di tahun 1918. Produksi gula juga mengalami penurunan karena adannya pengalihan ke lahan pertanian untuk memenuhi kebutuhan pangan di Hindia Belanda. Saran penelitian ini diharapkan menjadi bahan referensi dan menambah kajian pengetahuan mengenai sejarah sosial kesehatan di Indonesia serta peristiwa bersejarah di masa kolonial. Dapat dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai sejarah pandemi yang pernah menjangkit Indonesia di masa lalu.
dc.description.sponsorshipDPU : Drs. Marjono, M.Hum DPA : Dr. Nurul Umamah, M.Pd
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4172
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
dc.subjectFlu
dc.subjectSpanyol
dc.subjectJawa
dc.titlePandemi Dalam Sejarah: Flu Spanyol Di Jawa Tahun 1918-1920
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
NITA IMROATUL NAVIAH - 200210302029.pdf
Size:
1.74 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: