Implementasi Model Pembelajaran Inkuiri Melalui Pendekatan Berdiferensiasi Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V UPTD SPF SDN Karangmelok 1 Kabupaten Bondowoso
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Implementasi Model Pembelajaran Inkuiri Melalui Pendekatan
Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas
V UPTD SPF SDN Karangmelok 1 Kabupaten Bondowoso: Adilah Zahroh
Priyandini; 210210204109; 2025; 55; Program Studi Pendidikan Guru Sekolah
Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember.
Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) memiliki peran yang sangat
penting dalam membekali siswa dengan pemahaman tentang fenomena alam dan
pengembangan sikap ilmiah yang krusial untuk masa depan. Meskipun demikian,
pembelajaran IPA di sekolah sering kali dianggap sulit dan membosankan oleh
siswa, yang pada akhirnya berkontribusi pada rendahnya motivasi dan hasil
belajar mereka. Observasi awal di UPTD SPF SDN Karangmelok 1 Kabupaten
Bondowoso, khususnya di kelas V, menunjukkan adanya permasalahan serius;
sebagian besar siswa (75%) minim keterlibatan dalam diskusi dan inisiatif belajar,
serta mengalami kesulitan dalam memahami konsep IPA. Hal ini terbukti dari
hanya 20% siswa yang aktif berpartisipasi dan 80% yang kesulitan menjawab
pertanyaan, dengan 70% di antaranya belum mencapai standar ketuntasan
minimal dalam ulangan harian. Rendahnya motivasi dan hasil belajar ini disinyalir
berakar pada kurangnya pemahaman konsep dasar, fasilitas pendukung
pembelajaran yang tidak memadai, variasi metode pengajaran guru yang terbatas,
dan ketidakmampuan mengakomodasi perbedaan gaya belajar siswa. Oleh karena
itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan motivasi dan hasil
belajar IPA siswa kelas V UPTD SPF SDN Karangmelok 1 Bondowoso melalui
implementasi model pembelajaran inkuiri yang dipadukan dengan pendekatan
berdiferensiasi.
Penelitian ini mengadopsi jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang
dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan 20 siswa kelas VA sebagai
subjek. Setiap siklus PTK meliputi empat tahapan esensial: perencanaan,
pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi, yang memungkinkan perbaikan
berkelanjutan. Pengumpulan data dilakukan melalui berbagai teknik, yaitu observasi untuk merekam aktivitas belajar, wawancara dengan siswa dan guru,
test berbentuk pilihan ganda untuk mengukur hasil belajar, angket untuk menilai
motivasi belajar siswa, serta dokumentasi untuk data pendukung. Seluruh data
yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif, dengan
menggunakan perhitungan persentase untuk mengukur peningkatan motivasi dan
hasil belajar siswa secara individual maupun klasikal.
Description
Reaploud Repository February_agus
