Pengembangan LKPD Berbasis Budaya Lokal Jombang pada Pembelajaran IPAS Kelas IV Materi Kekayaan Budaya Indonesia di SDN Kedungpari 1
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Mengenalkan keragaman budaya dalam pembelajaran di kelas sangat
penting dilakukan untuk membangun kembali karakter kebudayaan dalam diri
peserta didik. Mengenalkan budaya lokal kepada peserta didik memiliki peranan
penting untuk menanamkan rasa cinta tanah air, memperkuat jati diri, serta
menjaga kelestarian warisan leluhur. Selain itu, pengenalan budaya lokal dalam
pembelajaran juga dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab untuk
melestarikannya, serta memperkaya pengalaman belajar yang kontekstual dan
bermakna. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengenalkan budaya lokal
pada peserta didik yaitu dengan menggunakan LKPD berbasis budaya lokal ketika
pembelajaran di kelas.
Melalui hasil wawancara dengan guru kelas IV SDN Kedungpari 1, bahan
ajar yang digunakan guru dalam pembelajaran IPAS masih terbatas. Guru hanya
menggunakan bahan ajar berupa buku paket dan video pembelajaran saja. Materi
yang dijelaskan guru hanya berpusan pada keragaman budaya indonesia secara
umum saja tanpa mencantumkan budaya lokal yang ada di Kabupaten Jombang.
Peserta didik juga belum pernah menggunakan LKPD berbasis budaya lokal
Jombang. Hal ini menyebabkan peserta didik kurang mengenal dan mengetahui
budaya lokal yang ada di daerahnya. Permasalahan tersebut dapat diketahui
melalui hasil wawancara terkaiat budaya lokal Jombang dengan peserta didik
kelas IV SDN Kedungpari 1.
Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimanakah proses
pengembangan LKPD berbasis budaya lokal Jombang pada pembelajaran IPAS
kelas IV materi kekayaan budaya indonesia di SDN Kedungpari 1 dan
bagaimanakah kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan dari pengembangan LKPD
berbasis budaya lokal Jombang pada pembelajaran IPAS kelas IV materi kekayaan
budaya Indonesia di SDN Kedungpari 1. Tujuan penelitian ini dilakukan yaitu
untuk mendeskripsikan proses pengembangan LKPD berbasis budaya lokal
Jombang pada pembelajaran IPAS kelas IV materi kekayaan budaya Indonesia di
SDN Kedungpari 1 dan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan
LKPD berbasis budaya lokal Jombang pada pembelajaran IPAS kelas IV materi
kekayaan budaya Indonesia di SDN Kedungpari 1.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan Borg and Gall
yang terdiri dari 8 tahapan yaitu: 1) penelitian pendahuluan; 2) perencanaan
pengembangan produk; 3) pengembangan desain produk awal; 4) validasi desain
produk; 5) revisi produk awal; 6) uji coba penggunaan; 7) revisi produk
pengembangan; 8) uji efektifitas guna mengetahui tingkat keefektifan dari produk
yang dikembangkan. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara,
angket, dan tes hasil belajar.
Hasil pengembangan LKPD Berbasis Budaya Lokal Jombang memperoleh
skor kevalidan sebesar 94,4% yang termasuk dalam kategori sangat layak yang
dihitung melalui hasil validasi tiga validator. Hasil keefektifan LKPD mendapat
skor 69% termasuk dalam kategori cukup efektif yang diukur menggunakan tes
hasil belajar. Hasil kepraktisan LKPD mendapatkan skor sebesar 86,11%
termasuk dalam kategori dangat praktis yang diukur melalui respon angket peserta
didik.
Melalui hasil pengembangan LKPD berbasis budaya lokal Jombang, dapat
disimpulkan bahwa LKPD berbasis budaya lokal jombang sangat layak, cukup
efektif, dan sangat praktis digunakan dalam proses pembelajaran. Adapun saran
yang diberikan bagi peserta didik, melalui LKPD berbasis budaya lokal Jombang
ini dapat belajar secara mandiri serta menambah wawasan mengenai budaya lokal.
Bagi guru, disarankan dapat mengembangkan bahan ajar yang lebih menarik serta
mengintegrasikan budaya lokal dalam proses pembelajaran. Bagi peneliti lain,
disarankan untuk mengintegrasikan budaya lokal ke materi lainnya serta
mengambil penilaian dari tiga ranah pembelajaran.
Description
Reupload file repositori 9 februari 2026_ratna/dea
