Pengaruh Model Pembelajaran Problem-Based Learning Berbantuan Website OLabs terhadap Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Siswa pada Pengukuran Besaran Listrik
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Penelitian ini di latarbelakangi oleh rendahnya keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran fisika, khususnya pada materi pengukuran besaran listrik. Selain itu, keterbatasan sarana laboratorium di sekolah menyebabkan kegiatan praktikum tidak dapat dilaksanakan secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan suatu model pembelajaran yang mampu melibatkan siswa secara aktif dalam proses belajar serta memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah model Problem Based Learning (PBL) berbantuan website Olabs yang menyediakan fasilitas laboratorium virtual untuk mendukung kegiatan pembelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan website Olabs terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan desain Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning berbantuan website Olabs dan kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran secara konvensional. Data penelitian dikumpulkan melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pelaksanaan penelitian dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu pemberian pre-test, pelaksanaan pembelajaran, observasi keterampilan proses sains, dan pemberian post-test. Pada kelas eksperimen, siswa belajar melalui tahapan model PBL yang meliputi orientasi masalah, penyelidikan, diskusi kelompok, penyajian hasil, dan evaluasi. Website Olabs digunakan sebagai media praktikum virtual untuk membantu siswa memahami konsep pengukuran besaran listrik secara lebih nyata dan interaktif. Sementara itu, kelas kontrol mengikuti pembelajaran yang biasa diterapkan oleh guru dengan metode ceramah dan bantuan media presentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan website Olabs mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Rata-rata nilai post-test siswa pada kelas eksperimen mencapai 82,86, sedangkan rata-rata nilai kelas kontrol sebesar 77,20. Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa keterampilan proses sains siswa pada kelas eksperimen berada dalam kategori baik. Siswa menjadi lebih aktif dalam melakukan pengamatan, mengumpulkan data, menginterpretasikan hasil, serta menarik kesimpulan selama proses pembelajaran berlangsung. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan website Olabs memberikan pengaruh positif terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa pada materi pengukuran besaran listrik. Penggunaan laboratorium virtual melalui website Olabs terbukti membantu siswa memahami konsep fisika dengan lebih baik sekaligus meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, model pembelajaran ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fisika di sekolah.
Description
Finalisasi Maya_16 Oktober 2026
