Pengaruh Media Pendingin Post Welding Pada Sambungan Las SMAW Terhadap Kekuatan Tarik Dan Struktur Mikro Baja SS400

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknik

Abstract

Proses pengelasan dengan menggunakan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) merupakan salah satu teknik yang umum digunakan dalam industry untuk menggabungkan material, khususnya material baja SS400. Media pendinginan yang digunakan pada saat proses pengelasan dapat mempengaruhi sifat mekanis hasil las, terutama pada kekuatan tariknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pendinginan pada kekuatan Tarik baja ss400 pasca proses pengelasan SMAW pada baja ss400. Dimana media pendinginan yang digunakan yaitu Oli SAE 20W-50W, Air garam 5%, dan Air biasa. Penelitian ini dilakukan menggunakan sempel specimen yang telah dilakukan pengelasan dan pembuatan specimen dengan menggunakan standart ASTM E8 untuk acuan melakukan pengujian Tarik. Pengujian mikrostruktur juga dilakukan untuk mengetahui perubahan struktur material pada baja ss400 yang sudah dilakukan pengelasan dan perendaman pada media pendinginan. Pada penelitian ini proses pendinginan pada hasil pengelasan SMAW terhadap kekuatan tarik, dan struktur mikro. Nilai kekuatan tarik tertinggi diperoleh dengan menggunakan media pendingin Oli SAE 20W-50W dengan nilai 700,96 N/mm2 dan tegangan tarik sebesar 555 N/mm2. Hasil pengamatan struktur mikro memperlihatkan fassa ferrit dan pearlit lebih mendominasi pada pendingin Oli SAE 20W-50W oleh sebab itu sifatnya ulet, getas, dan keras. Kemudian ferrit lebih mendominasi dari pada pearlit pada pendingin Air garam 5% oleh sebab itu sifatnya ulet, getas, dan lunak, kemudian pada pendingin Air biasa fassa ferrit dan pearlit lebih mendominasi oleh sebab itu sifat materialnya ulet, getas, dan keras.

Description

Reupload FileRepositori11 Februari 2026_Yudi/Rega

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By