Pengaruh PDRB Sektor Pertanian Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kabupaten Jember

dc.contributor.authorNi Luh Putu Divanata Asri
dc.date.accessioned2026-06-04T02:41:36Z
dc.date.issued2024-12-24
dc.descriptionReupload file repository 6 Mei 2026_Ratna Approved by Teddy
dc.description.abstractSektor pertanian merupakan salah satu sektor yang membutuhkan banyak tenaga kerja sehingga kontribusi sektor pertanian juga dapat dilihat dari penyerapan tenaga kerja. Pertumbuhan penduduk harus diimbangi dengan pertumbuhan lapangan kerja, sehingga pertumbuhan penduduk tidak menjadi penghambat pembangunan ekonomi daerah. Kabupaten Jember merupakan salah satu wilayah dengan potensi pertanian yang tinggi untuk lebih dikembangkan, akan tetapi belum dapat diketahui sejauh mana peranan sektor pertanian dalam menyediakan lapangan kerja di Kabupaten Jember. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui pengaruh PDRB sektor pertanian terhadap penyerapan tenaga kerja dan 2) Memproyeksikan penyerapan tenaga kerja dalam sektor pertanian untuk lima tahun kedepan di Kabupaten Jember. Daerah penelitian ditentukan secara purposive method yang mana penelitian dilakukan di Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan analitik dan deskriptif. Penelitian menggunakan data sekunder yang didapat dari website Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jember dengan rentang waktu 5 tahun dari 2019-2023 dengan Kriteria yang digunakan pada penelitian ini adalah umur produktif yaitu di atas 15 tahun yang bekerja di sektor pertanian. Metode analisis data untuk mengetahui peran sektor pertanian terhadap penyerapan tenaga menggunakan analisis regresi sederhana dan untuk mengetahui kesempatan kerja lima tahun ke depan di sektor pertanian menggunakan analisis pure forecasting. Hasil penelitian menujukkan bahwa : 1) PDRB Pertanian Kabupaten Jember berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja pertanian dengan nilai signifikansi sebesar 0.016 < 0.05 dengan koefisien sebesar -0,008, sehingga apabila PDRB sektor pertanian mengalami peningkatan satu miliar viii rupiah maka penyerapan tenaga kerja akan mengalami penurunan sebesar 8 jiwa; dan 2) proyeksi penyerapan tenaga kerja untuk tahun 2024 sampai 2028 mengalami penurunan hingga mencapai 113.080 jiwa. Proyeksi penyerapan tenaga kerja didapatkan tahun 2024 sebesar 447.184 jiwa; tahun 2025 sebesar 423.367 jiwa; tahun 2026 sebesar 400.818 jiwa; tahun 2027 sebesar 379.471 jiwa; dan tahun 2028 sebesar 359.260 jiwa. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Jember perlu memperhatikan sektor pertanian dalam melakukan perencanaan agar dapat meningkatkan potensi tenaga kerja pada sektor pertanian agar dapat meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat untuk tetap dapat mengembangkan sektor pertanian.
dc.description.sponsorshipDPU : Dr. Ir. Evita Soliha Hani M.P
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/7977
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Pertanian
dc.subjectPDRB Pertanian
dc.subjectTenaga Kerja
dc.subjectProyeksi
dc.titlePengaruh PDRB Sektor Pertanian Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kabupaten Jember
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
NI LUH PUTU DIVANATA ASRI - 171510601156.pdf
Size:
1.25 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: