Pengaruh PDRB Sektor Pertanian Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang membutuhkan banyak
tenaga kerja sehingga kontribusi sektor pertanian juga dapat dilihat dari
penyerapan tenaga kerja. Pertumbuhan penduduk harus diimbangi dengan
pertumbuhan lapangan kerja, sehingga pertumbuhan penduduk tidak menjadi
penghambat pembangunan ekonomi daerah. Kabupaten Jember merupakan salah
satu wilayah dengan potensi pertanian yang tinggi untuk lebih dikembangkan,
akan tetapi belum dapat diketahui sejauh mana peranan sektor pertanian dalam
menyediakan lapangan kerja di Kabupaten Jember. Penelitian ini bertujuan untuk
1) Mengetahui pengaruh PDRB sektor pertanian terhadap penyerapan tenaga kerja
dan 2) Memproyeksikan penyerapan tenaga kerja dalam sektor pertanian untuk
lima tahun kedepan di Kabupaten Jember.
Daerah penelitian ditentukan secara purposive method yang mana
penelitian dilakukan di Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan
analitik dan deskriptif. Penelitian menggunakan data sekunder yang didapat dari
website Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jember dengan rentang waktu 5
tahun dari 2019-2023 dengan Kriteria yang digunakan pada penelitian ini adalah
umur produktif yaitu di atas 15 tahun yang bekerja di sektor pertanian. Metode
analisis data untuk mengetahui peran sektor pertanian terhadap penyerapan tenaga
menggunakan analisis regresi sederhana dan untuk mengetahui kesempatan kerja
lima tahun ke depan di sektor pertanian menggunakan analisis pure forecasting.
Hasil penelitian menujukkan bahwa : 1) PDRB Pertanian Kabupaten
Jember berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja pertanian
dengan nilai signifikansi sebesar 0.016 < 0.05 dengan koefisien sebesar -0,008,
sehingga apabila PDRB sektor pertanian mengalami peningkatan satu miliar
viii
rupiah maka penyerapan tenaga kerja akan mengalami penurunan sebesar 8 jiwa;
dan 2) proyeksi penyerapan tenaga kerja untuk tahun 2024 sampai 2028
mengalami penurunan hingga mencapai 113.080 jiwa. Proyeksi penyerapan
tenaga kerja didapatkan tahun 2024 sebesar 447.184 jiwa; tahun 2025 sebesar
423.367 jiwa; tahun 2026 sebesar 400.818 jiwa; tahun 2027 sebesar 379.471 jiwa;
dan tahun 2028 sebesar 359.260 jiwa. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten
Jember perlu memperhatikan sektor pertanian dalam melakukan perencanaan agar
dapat meningkatkan potensi tenaga kerja pada sektor pertanian agar dapat
meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat untuk tetap dapat
mengembangkan sektor pertanian.
Description
Reupload file repository 6 Mei 2026_Ratna
Approved by Teddy
