Formulasi Ekstrak Daun Kecombrang (Etlingera Elatior) Kombinasi Dengan Zinc Oxide Sebagai Sediaan Krim (M/A) Tabir Surya
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Farmasi
Abstract
Indonesia merupakan negara tropis dengan intensitas paparan sinar matahari yang cukup
tinggi. Sinar matahari merupakan sumber energi yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia,
salah satunya yaitu berfungsi untuk membentuk vitamin D di dalam tubuh. Paparan sinar matahari
yang berlebihan dapat berdampak buruk bagi kulit manusia. Radiasi ultraviolet (UV) pada sinar
matahari dapat merusak kulit apabila terpapar sinar UV terlalu lama. Kulit manusia memiliki
perlindungan alami berupa melanin yang berfungsi untuk memantulkan dan menghamburkan sinar
UV sekaligus sebagai pemberi warna pada kulit. Namun apabila terpapar sinar UV terlalu lama,
maka sistem perlindungan alami kulit tidak dapat memberikan perlindungan secara maksimal,
sehingga diperlukan adanya perlindungan tambahan seperti penggunaan tabir surya.
Tabir surya merupakan sediaan yang mengandung zat atau bahan aktif yang berfungsi
untuk melindungi kulit dari paparan radiasi sinar UV. Berdasarkan mekanisme perlindungannya,
tabir surya dibagi menjadi dua golongan yaitu tabir surya kimiawi dan tabir surya fisik.
Penggunaan bahan tabir surya kimiawi sintetis dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti,
iritasi, reaksi alergi dan gangguan hormon, sehingga perlu dikembangkan bahan tabir surya yang
berasal dari alam, untuk mencegah terjadinya efek samping tersebut. Salah satu bahan alam yang
berpotensi sebagai agen tabir surya adalah daun kecombrang. Tabir surya berbahan aktif daun
kecombrang dapat dioptimalkan dengan penambahan Zinc oxide sebagai Physical blocker.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, nilai efektivitas secara in vitro pada sediaan
tabir surya kombinasi ekstrak daun kecombrang dan zinc oxide memberikan hasil terbaik pada
konsentrasi tertinggi yaitu 5% ekstrak dalam formula krim tabir surya (m/a), dengan nilai SPF
sebesar 4,621 ± 0,124 yang termasuk dalam kategori sedang dengan penurunan nilai persen
transmisi eritema (%TE) senilai 4,174± 0,065 yang termasuk kategori perkindungan ekstra dan
nilai persen transmisi pigmentasi sebesar 4,881± 0,073 yang termasuk kategori Total block.
Description
Reupload file repositori 26 januari 2026_Kurnadi
