Tingkatan Emosi Tokoh Dalam Novel Kisah Untuk Geri Karya Erisca Febriani: Kajian Psikologi David Krech
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Kajian ini dilatar belakangi oleh fenomena munculnya beragam emosi
dalam kehidupan manusia di berbagai situasi sosial dan lingkungan pergaulan, baik
pada remaja maupun orang dewasa. Emosi-emosi yang muncul pada diri individu
dapat mempengaruhi pola pikir, perilaku, serta pengambilan keputusan.
Keberagaman tersebut menunjukkan bahwa kondisi psikologis manusia bersifat
dinamis dan kompleks, karena setiap emosi dapat muncul dengan intensitas yang
berbeda-beda pada setiap individu. Oleh karena itu, kajian mengenai tingkatan
emosi menjadi penting untuk dilakukan guna memahami kondisi psikologis yang
terbentuk dan berkembang.
Tujuan kajian yang dilakukan mengungkap keterkaitan antarunsur
struktural yang meliputi tema, penokohan dan perwatakan, konflik, serta latar,
kemudian mendeskripsikan gambaran aspek psikologis mencakup ragam,
tingkatan, dan dominasi emosi dalam novel. Metode penelitian yang digunakan
adalah kualitatif dengan analisis deskriptif. Objek material berupa novel Kisah
Untuk Geri karya Erisca Febriani. Objek formal berupa keterkaitan antarunsur
struktural dan aspek psikologis yang didasarkan atas teori klasifikasi emosi David
Krech. Satuan analisis berupa kalimat, paragraf, dan wacana yang menunjukkan
unsur struktural dan gambaran beragam emosi.
Hasil analisis struktural pada novel Kisah Untuk Geri menunjukkan
keterkaitan antarunsur, yakni tema, penokohan dan perwatakan, konflik, dan latar.
Tema mayor menyoroti perjuangan tokoh Dinda dalam menjalani tantangan
kehidupan barunya, sedangkan tema minor yang berkaitan dengan aspek
percintaan, hubungan keluarga, dan hubungan pertemanan melibatkan tokoh-tokoh
tambahan (Geri, Papa, Mama, dan Jia). Perwatakan Dinda dan tokoh-tokoh
tambahan memperkuat hadirnya tema yang melibatkan konflik, baik konflik
antarindividu dengan individu (Dinda dengan Geri dan Dinda dengan Jia), individu
dengan kelompok (Dinda dengan lingkungan sosialnya di sekolah), maupun
individu dengan kata hatinya (Dinda dengan batinnya). Di samping itu, latar tempat
(Pengadilan Tindak Pidana korupsi, Jembatan Kali Ciliwung, Sentu Babakan,
Kontrakan, SMA Garuda) latar waktu (era global dan era media sosial modern) dan
latar sosial (perbedaan status ekonomi dan situasi lingkungan sekolah) menjadi
aspek yang memperkuat penegasan tema dan konflik sekaligus menjadi ruang
terbentuknya karakter tokoh dalam menghadapi peristiwa.
Hasil analisis psikologi sastra menunjukkan hubungan karya sastra dengan
ragam emosi yang melekat pada setiap tokoh. Tokoh Dinda mengalami emosi rasa
bersalah, rasa bersalah yang dipendam, menghukum diri sendiri, rasa malu,
kebencian, dan cinta. Dari ketujuh emosi tersebut tingkatan yang dominan adalah
kesedihan. Makna dari tingkat dominan kesedihan adalah cerminan fondasi
psikologis yang eksistensial dan membentuk cara memahami diri serta
keberlangsungan hidup. Tokoh Geri mengalami ketujuh emosi, dengan emosi yang
dominan berupa kebencian. Makna dari tingkat dominan kebencian adalah
cerminan psikologis yang berperan sebagai mekanisme perlindungan diri dalam
menghadapi peristiwa yang berkaitan dengan kerugian diri sendiri. Tokoh Papa
mengalami emosi enam emosi, tanpa adanya emosi rasa bersalah. Dari keenam
emosi tersebut, tingkatan yang dominan berupa rasa bersalah. Makna dari tingkatan
dominan rasa bersalah adalah cerminan kesadaran moral sebagai penguat psikologis
dalam memahami diri dan keberlangsungan hidup. Tokoh Mama mengalami
ketujuh emosi, dengan dominan emosi berupa cinta. Makna dari tingkatan dominan
cinta yaitu mencerminkan kokohnya psikologis dalam diri dan keberlangsungan
hidup. Terakhir, tokoh Jia mengalami enam emosi, tanpa adanya emosi kesedihan.
Dari keenam emosi tersebut, tingkatan yang dominan berupa kebencian. Makna
dari tingkatan dominan kebencian adalah cerminan fondasi psikologis yang
berperan adaptif terhadap diri sendiri dan keberlangsungan hidup.
Description
Reupload Repositori File 26 Mei 2026_Kholif Basri
:: Finalisasi Repositori File 11 Juni 2026_Kurnadi
