Penurunan Ketebalan Kartilago Sendi Temporomandibula pada Tikus Wistar dengan Diabetes Melitus dan Periodontitis
| dc.contributor.author | Ellen Yunie Hariyanto | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-10T07:31:29Z | |
| dc.date.issued | 2024-05-29 | |
| dc.description | Reupload file repository 10 februari 2026_agus/feren | |
| dc.description.abstract | Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan kadar gula darah di atas normal (hiperglikemia). Prevalensi DM di dunia tergolong tinggi sehingga menjadi masalah kesehatan yang serius. DM memiliki berbagai komplikasi, salah satunya periodontitis. Prevalensi periodontitis pada penderita DM jauh lebih tinggi dibandingkan pada orang sehat. Periodontitis merupakan penyakit inflamasi kronis yang menyebabkan kerusakan pada jaringan periodontal, meliputi gingiva, ligamen periodontal, dan tulang alveolar. Salah satu faktor yang memicu kondisi inflamasi pada periodontitis adalah akumulasi Porphyromonas gingivalis (P. gingivalis) pada plak subgingiva. DM dan periodontitis dapat menginduksi respon inflamasi berlebihan sehingga menyebabkan kerusakan pada jaringan tubuh, termasuk sendi temporomandibula atau temporomandibular joint (TMJ). TMJ merupakan sendi yang berperan dalam fungsi mastikasi. Kondilus merupakan salah satu komponen penyusun TMJ. Pada bagian kaput superfisial kondilus terdapat kartilago (tulang rawan) yang berperan dalam memfasilitasi pergerakan sendi. DM dan periodontitis menyebabkan respon inflamasi berlebihan pada TMJ sehingga dapat memicu aktivasi nuclear factor-kappaB (NF-κB). Aktivasi NF-κB dapat meningkatkan jumlah matrix metalloproteinases (MMPs) yang berperan dalam degradasi matriks kartilago. Kerusakan komponen TMJ dapat mempengaruhi fungsi TMJ, asupan nutrisi harian, serta kualitas hidup seseorang. Oleh karena itu, peneliti ingin meneliti penurunan ketebalan kartilago TMJ pada kondisi DM dan periodontitis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental in vivo dengan rancangan penelitian post test only control group design. Penelitian ini menggunakan 16 ekor tikus Wistar (Rattus norvegicus) jantan yang dibagi kedalam 4 kelompok yaitu kelompok kontrol (K), kelompok DM (P1), kelompok periodontitis (P2), dan kelompok DM dengan periodontitis (P3). Kondisi DM pada tikus diperoleh dengan menginjeksi obat diabetogenik streptozotocin (45 mg/kgBB) secara intraperitoneal. Kondisi periodontitis didapatkan dengan menginjeksikan suspensi P. gingivalis dengan konsentrasi 0.5 McFarland (1.5 x 108 CFU/mL) pada sulkus gigi molar pertama rahang bawah tikus setiap tiga hari selama dua minggu. Kemudian dilakukan euthanasia pada seluruh tikus dan jaringan TMJ tikus diambil untuk diproses menjadi preparat histologis dengan pewarnaan Hematoxylin and eosin (H&E). Preparat diamati menggunakan mikroskop perbesaran 400x pada tiga lapang pandang. Pengukuran ketebalan kartilago TMJ dilakukan menggunakan software OptilabR ImageRaster. Data hasil penelitian ditabulasi dan didapatkan rata-rata ketebalan kartilago kelompok kontrol (K) 101,28 µm, kelompok DM (P1) 49,39 µm, kelompok periodontitis (P2) 69,29 µm, dan kelompok DM dengan periodontitis (P3) 33,98 µm. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan adanya perbedaan bermakna pada kelompok penelitian sehingga DM dan periodontitis memberikan pengaruh pada ketebalan kartilago TMJ. Sedangkan hasil uji Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar kelompok penelitian. Hal ini terjadi karena DM dan periodontitis dapat memicu respon inflamasi di jaringan TMJ yang menyebabkan destruksi matriks kartilago TMJ. Kondisi DM menyebabkan penurunan ketebalan kartilago yang lebih besar dibandingan periodontitis karena hiperglikemia dapat menghambat produksi komponen penyusun matriks oleh kondrosit. DM yang disertai periodontitis dapat meningkatkan respon inflamasi sehingga menyebabkan kerusakan jaringan kartilago yang paling besar. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, disimpulkan bahwa DM dan periodontitis dapat menyebabkan penurunan ketebalan kartilago TMJ pada tikus Wistar. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: drg. Tantin Ermawati, M. Kes, DPA: drg. Dessy Rachmawati, M.Kes, Ph.D., | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/2659 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kedokteran Gigi | |
| dc.subject | sendi emporomandibular | |
| dc.subject | diabetes mellitus | |
| dc.title | Penurunan Ketebalan Kartilago Sendi Temporomandibula pada Tikus Wistar dengan Diabetes Melitus dan Periodontitis | |
| dc.type | Other |
