Upaya Qatar Menghadapi Sanksi Blokade Tahun 2017 Yang Mengganggu Persiapan Piala Dunia 2022

dc.contributor.authorGagarin Dwitiya Sancaya
dc.date.accessioned2026-03-17T05:47:32Z
dc.date.issued2025-06-23
dc.descriptionReupload Repositori File 17 Maret 2026_Kholif Basri
dc.description.abstractPiala Dunia menjadi salah satu ajang sepakbola terbesar di dunia yang dapat membawa manfaat positif terhadap negara tuan rumahnya. Perihal itu yang membuat Qatar tertarik dan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Namun, pasca terpilih menjadi tuan rumah, muncul permasalahan diplomatik yang dapat mengancam status tuan rumah milik Qatar. Itu terjadi karena blokade dari Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir dengan dalih bahwa Qatar berhubungan dengan Iran serta kelompok terorisme. Adanya blokade membuat kebutuhan nasional Qatar dan persiapan Piala Dunia 2022 menjadi terhambat. Oleh karena itu, penelitian ini membahas upaya Qatar menghadapi blokade dengan teori diplomasi menurut Joseph Montville dan John McDonald yang memakai dua jalur. Pada jalur satu, Qatar berdiplomasi kepada negara-negara yang memblokade, namun berakhir buruk. Kemudian, Qatar menuntut aksi blokade kepada pihak ketiga guna mendapatkan solusi. Upaya itu berhasil, namun keempat negara Arab tidak mengindahkan hasil itu dan tetap melanjutkan blokade. Selain itu, Qatar juga berdiplonasi kepada Iran untuk mengamankan konektivitas, bahan baku infrastruktur, dan pasokan pangan. Kemudian, diplomasi jalur dua diperankan oleh Al Jazeera selaku media dari Qatar yang berupaya memberikan citra positif kepada publik internasional tentang persiapan Piala Dunia selama blokade. Upaya diplomasi itu berjalan dengan baik selama Qatar menghadapi blokade. Namun, untuk penyelesaian blokade, muncul pihak ketiga yang berperan mendamaikan demi kestabilan kawasan. Dari diplomasi yang dilakukan Qatar, menunjukkan bahwa negara itu tetap mampu berjuang menghadapi permasalahan dan hambatan yang muncul sehingga Piala Dunia 2022 dapat digelar dengan lancar.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : Prof. Agus Trihartono, S.Sos., M.A., Ph.D. Dosen Pembimbing Anggota: Drs. Sus Eko Zuhri Ernanda, Grad.Dipl.IR., ( ) M.A., CIQaR, CIQnR.
dc.identifier.otherKholif Basri
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/5473
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik
dc.subjectBlokade
dc.subjectDiplomasi
dc.subjectPiala Dunia
dc.subjectQatar
dc.subjectFIFA
dc.titleUpaya Qatar Menghadapi Sanksi Blokade Tahun 2017 Yang Mengganggu Persiapan Piala Dunia 2022
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
GAGARIN DWITIYA SANCAYA - 200910101060.pdf
Size:
1.27 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: