Perbedaan Kejadian Hipotensi antara Sectio Caesarea Metode Konvensional dan ERACS pada Pasien di RSD Kalisat Jember

dc.contributor.authorAura Jasmine Deasmara
dc.date.accessioned2026-04-08T02:49:42Z
dc.date.issued2024-11-28
dc.descriptionEntry oleh Arif 2026 April 08
dc.description.abstractSectio Caesarea (SC) adalah prosedur pembedahan untuk melahirkan janin melalui sayatan perut ibu dengan angka di provinsi Jawa Timur yang meningkat dari 20% pada tahun 2011 menjadi 22,4% pada tahun 2018 dari seluruh angka kelahiran. Salah satu efek samping dari SC dengan anestesi spinal adalah hipotensi, yang dapat menyebabkan komplikasi serius bagi ibu dan janin, termasuk hipoksia dan penurunan skor APGAR pada bayi. Protokol Enhanced Recovery After Caesarean Surgery (ERACS) yang mencakup manajemen preoperatif, intraoperatif, dan pascaoperatif diterapkan dengan tujuan mempercepat pemulihan dan mengurangi risiko hipotensi. Di Kabupaten Jember, Rumah Sakit Daerah Kalisat telah menerapkan metode ERACS, namun penelitian tentang perbedaan kejadian hipotensi antara SC konvensional dan ERACS di rumah sakit ini belum dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan SC Konvensional dan ERACS dengan kejadian hipotensi pada pasien.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : dr. Erfan Efendi, Sp. An-TI FIP. Dosen Pembimbing Anggota : dr. Adelia Handoko, M. Si, AIFO-K
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/6582
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Kedokteran
dc.subjectSectio Caesarea
dc.subjectpembedahan
dc.titlePerbedaan Kejadian Hipotensi antara Sectio Caesarea Metode Konvensional dan ERACS pada Pasien di RSD Kalisat Jember
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Aura Jasmine Deasmara - 212010101122.pdf
Size:
1.36 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: