Perbedaan Kejadian Hipotensi antara Sectio Caesarea Metode Konvensional dan ERACS pada Pasien di RSD Kalisat Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran
Abstract
Sectio Caesarea (SC) adalah prosedur pembedahan untuk melahirkan janin
melalui sayatan perut ibu dengan angka di provinsi Jawa Timur yang meningkat dari 20%
pada tahun 2011 menjadi 22,4% pada tahun 2018 dari seluruh angka kelahiran. Salah satu
efek samping dari SC dengan anestesi spinal adalah hipotensi, yang dapat menyebabkan
komplikasi serius bagi ibu dan janin, termasuk hipoksia dan penurunan skor APGAR
pada bayi. Protokol Enhanced Recovery After Caesarean Surgery (ERACS) yang
mencakup manajemen preoperatif, intraoperatif, dan pascaoperatif diterapkan dengan
tujuan mempercepat pemulihan dan mengurangi risiko hipotensi. Di Kabupaten Jember,
Rumah Sakit Daerah Kalisat telah menerapkan metode ERACS, namun penelitian tentang
perbedaan kejadian hipotensi antara SC konvensional dan ERACS di rumah sakit ini
belum dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan SC Konvensional
dan ERACS dengan kejadian hipotensi pada pasien.
Description
Entry oleh Arif 2026 April 08
