Semiotika pada Novel Cinta Sang Penjaga Telaga Karya Azzura Dayana dan Pemanfaatannya Sebagai Alternatif Materi Pembelajaeran Sastra di SMA Kelas XII

dc.contributor.authorSela Putri Rafika Duri
dc.date.accessioned2026-07-21T07:19:46Z
dc.date.issued2026-06-17
dc.descriptionValidasi file repositori 21 Juli 2026_Firli
dc.description.abstractPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman terhadap tandatanda dalam karya sastra Indonesia, khususnya novel. Novel Cinta Sang Penjaga Telaga karya Azzura Dayana dipilih sebagai objek kajian karena merepresentasikan kehidupan masyarakat pedesaan dengan latar alam berupa telaga, sawah, dan lingkungan agraris melalui tanda-tanda yang dituliskan oleh pengarang. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan ikon, indeks, dan simbol yang terdapat dalam novel Cinta Sang Penjaga Telaga karya Azzura Dayana serta menunjukkan hasil penelitian yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran sastra Indonesia di SMA. Secara teoretis, penelitian ini berlandaskan pada teori semiotika Charles Sanders Peirce yang memandang tanda melalui hubungan triadik antara representamen, objek, dan interpretan, serta diklasifikasikan ke dalam ikon, indeks, dan simbol. Melalui pendekatan ini, penelitian difokuskan pada analisis tanda-tanda ikon, indeks, dan simbol dalam latar, tokoh, peristiwa, dan unsur naratif lainnya untuk mengungkap makna novel secara komprehensif. Semiotika Peirce dinilai relevan karena mampu menjelaskan proses pemaknaan tanda yang berkaitan dengan alam, realitas sosial, dan konflik kemanusiaan yang dominan dalam novel tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian berupa kata, frasa, dan kalimat yang diambil dari novel Cinta Sang Penjaga Telaga karya Azzura Dayana yang diterbitkan oleh Semesta (Kelompok Pro-U Media) pada tahun 2009. Sumber data utama penelitian adalah novel tersebut, sedangkan sumber data pendukung berupa dokumen Kurikulum Merdeka Bahasa Indonesia Fase F kelas XII pada elemen membaca dan menulis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dengan cara membaca novel secara intensif, mencatat kutipan yang mengandung tanda, serta DIGITAL REPOSITORY UNIVERSITAS JEMBER DIGITAL REPOSITORY UNIVERSITAS JEMBER ix mengklasifikasikan data ke dalam kategori ikon, indeks, dan simbol. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan empat temuan utama. Pertama, ikon yang ditemukan terdiri atas ikon citra/gambar dan ikon metafora. Ikon citra tampak melalui deskripsi fisik seperti gubuk sederhana yang secara langsung merepresentasikan realitas kehidupan pedesaan dan kondisi sosial ekonomi tokoh. Penyajian kondisi tempat yang berlumpur, panas, serta dimanfaatkan sebagai lahan pertanian memperlihatkan kesesuaian dengan realitas empiris lingkungan persawahan yang dapat dikenali secara inderawi. Ikon metafora diwujudkan melalui penggambaran sawah dan lingkungan agraris yang secara konseptual menyerupai kerja keras, perjuangan hidup, dan kesederhanaan masyarakat desa. Ikon-ikon tersebut memungkinkan pembaca memahami realitas cerita melalui kemiripan visual maupun konseptual dengan kehidupan nyata. Kedua, indeks yang dominan dalam novel ini adalah indeks kausal dan indeks temporal. Indeks kausal ditunjukkan melalui fenomena alam seperti tanah basah, udara sejuk, dan jalanan becek yang menandai peristiwa hujan sebelumnya. Indeks temporal tampak melalui tanda-tanda alam seperti fajar, senja, dan malam yang berfungsi menunjukkan urutan waktu, ritme kehidupan, serta rutinitas masyarakat desa. Kehadiran indeks memperkuat keterkaitan antara peristiwa, waktu, dan lingkungan sosial tokoh. Ketiga, simbol dalam novel terbagi menjadi simbol budaya dan simbol sastra. Simbol budaya direpresentasikan melalui benda-benda seperti cincin kawat dan cokelat yang melambangkan kasih sayang, kenangan, dan hubungan emosional antartokoh berdasarkan konvensi sosial dan budaya. Simbol sastra diwujudkan melalui telaga yang melampaui makna fisiknya serta merepresentasikan identitas, refleksi batin, kenangan, keteguhan, dan hubungan keluarga. Simbol-simbol tersebut membangun makna emosional dan tematik yang mendalam dalam novel. Keempat, hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan semiotika Peirce efektif digunakan untuk mengungkap makna mendalam dalam teks novel, tidak hanya pada aspek cerita, tetapi juga pada nilai sosial, budaya, dan emosional yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, novel Cinta Sang Penjaga Telaga relevan dimanfaatkan sebagai alternatif materi pembelajaran sastra di SMA kelas XII. Pemanfaatan hasil penelitian ini selaras dengan Kurikulum Merdeka Fase F, khususnya pada elemen membaca dan menulis. Materi pembelajaran dapat diimplementasikan melalui tujuan pembelajaran, yaitu mengidentifikasi tanda ikon, indeks, dan simbol yang terdapat pada teks novel yang telah dibaca serta menulis pesan yang terkandung dalam kutipan teks novel berdasarkan hasil analisis ikon, indeks, dan simbol. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik dilatih membaca teks sastra secara kritis, menafsirkan makna tanda secara kontekstual, serta mengembangkan kemampuan menulis analitis berbasis teks sastra. Berdasarkan hasil penelitian semiotika Charles Sanders Peirce terhadap novel Cinta Sang Penjaga Telaga karya Azzura Dayana, disarankan agar hasil penelitian ini dimanfaatkan oleh guru Bahasa Indonesia sebagai referensi pengembangan materi pembelajaran sastra berbasis analisis ikon, indeks, dan simbol sesuai Kurikulum Merdeka Fase F, khususnya pada elemen membaca dan menulis. Peserta didik diharapkan mampu meningkatkan kemampuan apresiasi sastra, berpikir kritis, dan menulis analitis melalui pemaknaan tanda dalam teks novel. Selain itu, penelitian ini dapat dijadikan rujukan bagi peneliti selanjutnya untuk mengkaji karya sastra lain dengan pendekatan semiotika maupun pendekatan interdisipliner guna memperkaya kajian sastra dan inovasi pembelajaran di SMA.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama: Prof. Dr. Akhmad Taufiq, S.S., M.Pd.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/11708
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
dc.subjectStudi Sastra
dc.subjectSemiotika
dc.subjectAnalisis Novel
dc.subjectHermeneutika
dc.subjectSOCIAL SCIENCES::Other social sciences::Media and communication studies
dc.subjectPembelajaran Sastra
dc.titleSemiotika pada Novel Cinta Sang Penjaga Telaga Karya Azzura Dayana dan Pemanfaatannya Sebagai Alternatif Materi Pembelajaeran Sastra di SMA Kelas XII
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
SKRIPSI SELA PUTRI RD 200210402107 REPOSITORY UNEJ .pdf
Size:
2.26 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: