Korelasi Diagnosis dan Prognosis dengan Kecemasan Praoperasi pada Pasien Anak di RSD Dr. Soebandi Jember
| dc.contributor.author | Tiffannie Valencia | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-04T07:17:11Z | |
| dc.date.issued | 2024-08-07 | |
| dc.description | Reupload File Repositori 4 Februari 2026_Teddy/Hendra | |
| dc.description.abstract | Pendahuluan: Kecemasan praoperasi sangat umum terjadi terutama pada kelompok usia anak-anak. Tingkat kecemasan praoperasi dapat memengaruhi kondisi dari mental dan perkembangan anak sehingga sangat umum berhubungan dengan hasil yang merugikan. Salah satu faktor risiko yang signifikan untuk kecemasan praoperasi adalah diagnosis serta prognosis dari penyakit pasien. Kecemasan praoperasi ini dapat disebabkan oleh ketidakjelasan dari penyakit yang diderita, kebutuhan prosedur kesehatan dan potensi komplikasi dari diagnosis. Penelitian lain juga membuktikan bahwa terdapat korelasi antara kecemasan dengan diagnosis pada pasien, namun penelitian yang ada hanya dilakukan dengan subjek pasien dewasa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk kepentingan klinis maupun kepentingan penelitian lebih lanjut. Tujuan: Mengetahui hubungan antara diagnosis dan prognosis dengan kecemasan praoperasi pada pasien pediatrik. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian non-eksperimental menggunakan rancangan cross-sectional dengan metode observasional analitik. Subjek penelitian dikelompokkan menjadi 2 kelompok yaitu pasien anak yang mengalami kecemasan praoperasi dan pasien anak yang tidak mengalami kecemasan praoperasi. Data primer berupa tingkat kecemasan praoperasi yang diperoleh secara langsung dengan melakukan penilaian menggunakan mYPAS. Data sekunder pada penelitian ini diambil dari diagnosis dan prognosis pada rekam medis pasien anak yang akan menjalani prosedur operasi di RSD dr. Soebandi. Hasil: Data penelitian mengungkapkan dari 42 sampel, sebesar 71,4% (30) pasien mengalami kecemasan praoperasi, sedangkan sebesar 28,6% (12) pasien tidak mengalami kecemasan praoperasi. Terdapat 61,9% (26) pasien berjenis kelamin laki-laki dan 38,1% (16) berjenis kelamin perempuan. Sampel dengan kelompok umur terbanyak dari kelompok yang berusia 0-2 yaitu 42,9% (18). Terdapat hubungan yang signifikan antara diagnosis dan prognosis penyakit dengan kecemasan praoperasi. Nilai p-value yang didapatkan dari uji korelasi diagnosis dengan kecemasan praoperasi ditemukan sebesar 0,034 (p-value < 0,05) dan pvalue hasil uji korelasi prognosis dengan kecemasan praoperasi ditemukan sebesar 0,049 (p-value < 0,05). Kesimpulan: Diagnosis dan prognosis penyakit dapat memengaruhi kecemasan praoperasi pada pasien anak di RSD dr. Soebandi Jember. Penelitian berikutnya diharapkan menggunakan sampel yang lebih besar dan homogen serta pengamat lebih dari satu. | |
| dc.description.sponsorship | DPU : dr. Supangat, M.Kes., Ph.D., Sp.BA DPA : dr. Inke Kusumastuti, M.Biomed., Sp. KJ | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1555 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kedokteran | |
| dc.subject | diagnosis | |
| dc.subject | prognosis | |
| dc.title | Korelasi Diagnosis dan Prognosis dengan Kecemasan Praoperasi pada Pasien Anak di RSD Dr. Soebandi Jember | |
| dc.type | Other |
