Berpikir Kritis Siswa SMA dalam Memecahkan Masalah Program Linear Ditinjau dari Teori Kepribadian Big Five

dc.contributor.authorAnis Nurhidayah
dc.date.accessioned2026-02-25T03:51:37Z
dc.date.issued2024-07-16
dc.descriptionEntry oleh Arif 2026 Februari 25
dc.description.abstractBerpikir kritis merupakan kemampuan penting pada abad 21, umumnya berpikir kritis membantu siswa menyelesaikan masalah yang bersifat kontekstual. Namun terdapat penelitian yang menyatakan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa Indonesia tergolong rendah yang disebabkan oleh kesulitan dalam memahami konsep materi pembelajaran dan masalah yang bersifat kontekstual salah satunya adalah materi program linear dimana dalam menyelesaikan masalah program linear siswa harus memiliki kemampuan analisis hingga pengambilan kesimpulan. Berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan masalah memiliki hubungan dengan kepribadian siswa, salah satunya adalah kepribadian big five. Terdapat penelitian yang menyatakan bahwa kepribadian big five memiliki pengaruh besar terhadap berpikir kritis seseorang. Terdapat 6 aspek berpikir kritis yaitu Interpretasi, Analisis, Evaluasi, Inferensi, Eksplanasi dan Self-regulation. Berdasarkan permasalahan diatas maka dibutuhkan solusi dalam mengatasinya namun jika tidak segera diatasi maka akan menimbulkan masalah lebih kompleks yaitu menimbulkan rendahnya kualitas lulusan, sehingga tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan berpikir kritis siswa SMA Negeri Tamanan dalam memecahkan masalah program linear ditinjau dari teori kepribadian big five. Proses pengambilan data pra penelitian yaitu menyebar angket kepribadian big five kepada siswa SMA Negeri Tamanan kelas XII IPA 2, hasil analisis data angket kemudian dikelompokkan pada setiap tipe kepribadiannya dilanjutkan memilih skor tertinggi pada setiap tipe kepribadian untuk dijadikan subjek penelitian yaitu satu siswa tipe kepribadian ekstraversion (SE), satu siswa tipe kepribadian agreeableness (SA), satu siswa tipe kepribadian openess (SO), satu siswa kepribadian neuroticim (SN) dan satu siswa kepribadian conscientiousness(SC). Dilanjutkan dengan memberikan soal tes berpikir kritis materi program linear kepada siswa dan dilanjutkan dengan mewawancarai subjek penelitian tentang berpikir kirtis dalam memecahkan soal program linear yang telah dikerjakan. Hasil data dari tes dan wawancara kemudian dianalisis dan disimpulkan. Hasil dari penelitian ini adalah siswa SMA Negeri Tamanan dengan tipe kepribadian ekstraversion dapat memberikan semua informasi terkait berpikir kritisnya baik dari data tes maupun wawancara dengan lengkap dan benar. Siswa agreeableness mampu dalam mengerjakan soal berpikir kritis program linear baik dalam mengidentifikasi informasi, menentukan perencanaan, melakukan perhitungan sampai mengahasilkan jawaban yang sesuai sedangkan saat wawancara siswa memiliki kelemahan dalam menceritakan kembali masalah, menyebut komponen penting, menjelaskan hubungan variabel keputusan dengan pertanyaan dan metode yang kurang lengkap. Siswa openess terkait berpikir kritisnya hanya mampu mengidentifikasi semua informasi soal namun tidak mampu dalam melakukan perencanaan penyelesaian yang dilihat dari model matematika yang kurang tepat sehingga proses pengerjaan dan hasil kurang tepat, sedangkan saat wawancara memiliki kelemahan dalam menyebut komponen penting, menjelaskan maksud dan alasan memilih variabel keputusan maupun hubungannya dengan pertanyaan serta metode yang kurang lengkap. Siswa neuroticism terkait berpikir kritisnya hanya mampu mengidentifikasi sebagian informasi soal yaitu bagian diketahui dan ditanya namun tidak mampu dalam memilih variabel keputusan, melakukan perencanaan penyelesaian dilihat dari model matematika kurang tepat sehingga hasil yang didapat kurang tepat, sedangkan saat wawancara siswa lemah menceritakan kembali masalah, menjelaskan maksud dan alasan memilih variabel keputusan maupun hubungannya dengan pertanyaan serta metode kurang lengkap. Siswa conscientiousness tidak mampu mengerjakan soal berpikir kritis program linear sedangkan saat wawancara hanya mampu menceritakan kembali masalah, menjelaskan pengaruh variabel keputusan dengan bagian diketahui dan menjelakan kesesuaian hasil dengan pertanyaan.
dc.description.sponsorshipDPU : Dr.Nurcholif Diah Sri Lestari,S.Pd.,M.Pd. DPA : Randi Pratama Murtikusuma S.Pd., M.Pd.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4457
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
dc.subjectBerpikir Kritis
dc.subjectProgram Linear
dc.subjectTeori Kepribadian Big Five
dc.titleBerpikir Kritis Siswa SMA dalam Memecahkan Masalah Program Linear Ditinjau dari Teori Kepribadian Big Five
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
ANIS NURHIDAYAH - 190210101134.pdf
Size:
3.53 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: