Analisis Kualitas Pelayanan Jasa Reparasi Kapal Menggunakan Metode Servqual dan Qfd Pada PT. Orela Shipyard
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Industri galangan kapal berperan penting dalam mendukung transportasi
laut dan perekonomian nasional. PT. Orela Shipyard di Gresik, Jawa Timur,
merupakan salah satu galangan kapal yang menyediakan layanan pembangunan dan
reparasi kapal. Namun, meningkatnya persaingan dan adanya kendala seperti
keterlambatan proyek, hasil pekerjaan yang belum sesuai, serta keterbatasan
fasilitas menunjukkan bahwa kualitas pelayanan belum sepenuhnya memenuhi
harapan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan
pelanggan terhadap pelayanan PT. Orela Shipyard serta menentukan prioritas
perbaikan yang diperlukan agar kualitas layanan meningkat dan daya saing
perusahaan semakin kuat.
Metode yang digunakan adalah servqual untuk mengukur kesenjangan
(gap) antara harapan dan persepsi pelanggan berdasarkan lima dimensi: tangibles,
reliability, responsiveness, assurance, dan empathy, serta qfd untuk merumuskan
perbaikan teknis melalui matriks house of quality. Data diperoleh dari kuesioner
dikotom kepada 30 responden pengguna jasa, serta wawancara dan observasi
lapangan. Uji validitas dan reliabilitas dilakukan menggunakan SPSS, kemudian
hasil servqual diolah untuk menentukan prioritas kebutuhan pelanggan voice of
customer yang dihubungkan dengan solusi teknis dalam QFD.
Hasil penelitian menunjukkan seluruh dimensi memiliki nilai gap negatif,
artinya pelayanan belum memenuhi ekspektasi pelanggan. Dimensi responsiveness
memiliki gap terbesar (–6,0), menunjukkan kurangnya ketanggapan staf terhadap
pelanggan, diikuti tangibles (–5,75) yang menandakan perlunya peningkatan
fasilitas dan peralatan kerja. Sementara assurance menunjukkan gap 0,0, menandakan aspek profesionalitas sudah cukup baik. Dari hasil QFD, tiga prioritas
utama perbaikan adalah: (1) pengadaan dan perawatan peralatan kerja sesuai
standar keselamatan, (2) perbaikan sistem manajemen proyek dan penjadwalan,
serta (3) penerapan SOP pelayanan secara konsisten.
Description
Realoud Repository February_agus
