Analisis Faktor Penyebab Penundaan Operasi Elektif di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Abstract
Penundaan operasi elektif merupakan salah satu permasalahan penting
dalam pelayanan kesehatan yang berdampak terhadap keselamatan pasien, mutu
pelayanan, serta efektivitas kinerja rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk: (1)
menganalisis pengaruh faktor pasien sebagai penyebab penundaan operasi elektif
di RSUD Provinsi NTB; (2) menganalisis pengaruh faktor sumber daya manusia
sebagai penyebab penundaan operasi elektif di RSUD Provinsi NTB; (3)
menganalisis pengaruh faktor organisasi sebagai penyebab penundaan operasi
elektif di RSUD Provinsi NTB; dan (4) menganalisis faktor paling dominan sebagai
penyebab penundaan operasi elektif.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross
sectional. pengambilan data dilakukan selama bulan oktober 2025. Populasi
penelitian berjumlah 360 pasien yang mengalami penundaan operasi elektif dan
sedang dirawat di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penentuan ukuran sampel
menggunakan rumus slovin sehingga diperoleh 189 responden.Teknik pengambilan
sampel dilakukan dengan purposive sampling.
Instrumen penelitian berupa lembar observasi ceklis dengan skala data biner
atau nominal. Konstruk eksogen X1 faktor pasien terdiri atas: dimensi kondisi
medis menggunakan data rekam medis elektronik (Wu et al., 2022); dimensi
kepatuhan pasien menggunakan preoperative compliance checklist (Livhits et al.,
2011); dan dimensi persiapan administrasi menggunakan root cause analysis tool
dan preoperative delay survey (Whittaker et al., 2021). Konstruk eksogen X2 faktor
sumber daya manusia terdiri atas: dimensi ketersediaan tenaga medis dan kesehatan
menggunakan electronic health record audit tool (R. Hess et al., 2023); dimensi
kompetensi tenaga medis dan kesehatan menggunakan surgical delay root cause
questionnaire (Lazaridis et al., 2020); dan dimensi kehadiran tenaga medis dan
Kesehatan menggunakan root cause analysis (Whittaker et al., 2021). konstruk
eksogen X3 faktor organisasi terdiri atas: dimensi manajemen waktu operasi
menggunakan operating room efficiency metrics (Linden et al., 2012); dimensi
ketersediaan fasilitas menggunakan resource availability checklist (Linden et al.,
2012); serta dimensi prosedur dan kebijakan menggunakan hospital system
evaluation survey (Spindler et al., 2023). konstruk endogen Y penundaan operasi
elektif terdiri atas: dimensi durasi penundaan dan frekuensi penundaan
menggunakan delay time metric (Wu et al., 2022), serta dimensi dampak
menggunakan elective surgery delay instrument (Bhattacharyya, 2010).
Description
Reuploud Repository 12 Mei-agus
