Evaluasi Program Double Track di SMAN Pakusari Jember

dc.contributor.authorAnita Husnawati
dc.date.accessioned2026-02-27T00:53:39Z
dc.date.issued2025-02-24
dc.descriptionEntry oleh Arif 2026 Februari 27
dc.description.abstractPendidikan memegang peran sentral dalam pembangunan suatu negara. Pendidikan tidak hanya berperan meningkatkan kecerdasan siswa melainkan membangun potensi dan keterampilan. Potensi dan keterampilan ini sangat diperlukan sebagai modal untuk terjun ke dunia kerja sehingga perlu dilatih sejak dini. Program double track adalah salah satu pelaksanaan program kerja unggulan dalam sektor pendidikan yang dicanangkan oleh pemerintah provinsi Jawa Timur. Kebijakan ini diharapkan sekolah-sekolah mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis tetapi mampu memiliki pengetahuan serta kompetensi sesuai dengan bidang keahlian, memiliki keterampilan dan jiwa wirausaha, memiliki pengalaman bidang usaha dan produk yang bisa dikembangkan setelah mengikuti pelatihan sehingga di masa yang akan datang bisa menjadi pribadi yang mandiri dan memiliki keterampilan untuk menjadi wirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program double track di SMAN Pakusari Jember. Tujuan tersebut dicapai dengan membandingkan tingkat kesesuaian pelaksanaan double track di SMAN Pakusari Jember dengan indeks keberhasilan pelatihan (IKP) yang disusun oleh tim double track Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Lokasi penelitian dipilih dengan metode purposive area yaitu di SMAN Pakusari Jember. Data utama didapatkan melalui observasi dan wawancara dengan tim double track SMAN Pakusari Jember, data pendukung dihasilkan melalui dokumen. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa SMAN Pakusari Jember menerapkan program double track dengan baik, beberapa dari komponen indikator program double track berdasarkan indeks keberhasilan pelatihan (IKP) yang meliputi tercapainya Jam ≥120JP, jumlah KUS, KUS unggulan dan omset, nilai omset sekolah, DUDI bermitra dengan sekolah, sinergi DUDI dengan sekolah, jumlah produk unggulan, jumlah alumni mandiri, dan performa sekolah sudah sesuai dengan indikator keberhasilan program. Akan tetapi terdapat 2 indikator yang kurang sesuai dan 1 indikator tidak sesuai yaitu laporan dimonitoring oleh kordinator monev kabupaten tetapi kenyataannya tidak ada kordinator monev kabupaten, dipasarkan di media sosial dengan pelanggan dari wilayah berbeda tetapi konsumen masih dari lingkup lokal dan banyak alumni yang mandiri tahun 2024 berjumlah 16 alumni. Hal ini disebabkan karena kurangnya pembiayaan untuk mendirikan suatu usaha dan lowongan di mitra yang terbatas. Berdasarkan hasil perhitungan persentase kesesuaian indeks keberhasilan pelatihan (IKP) dapat disimpulkan bahwa program double track di SMAN Pakusari Jember telah memenuhi komponen tercapainya jam ≥120JP sebesar 6,7% dari 10%, komponen jumlah KUS sebesar 5% dari 5%, komponen KUS unggulan dan omset sebesar 10% dari 10%, komponen nilai omset sebesar 10% dari 10%, komponen DUDI bermitra dengan sekolah sebesar 10% dari 10%, komponen sinergi DUDI dengan sekolah sebesar 5% dari 5%, komponen jumlah produk unggulan 8,6% dari 10%, komponen jumlah alumni mandiri sebesar 7,5% dari 15%, komponen performa sekolah 25% dari 25%. Akumulasi persentase indeks keberhasilan pelatihan (IKP) pada seluruh komponen program double track di SMAN Pakusari Jember yaitu sebesar 91,4% dengan kategori “sangat sesuai”. Berdasarkan penjabaran hasil penelitian, evaluasi program double track di SMAN Pakusari Jember memiliki implikasi yang signifikan dalam dunia pendidikan dan ketenagakerjaan. Di satu sisi, program ini memberikan peluang bagi siswa untuk memperoleh keterampilan selain pendidikan akademik. Hal ini dapat meningkatkan daya saing lulusan yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi karena telah memiliki keterampilan yang bisa langsung digunakan di dunia kerja. Namun di sisi lain, penerapan program double track masih menghadapi tantangan yaitu kurang maksimalnya jumlah alumni yang bekerja maupun berwirausaha yang disebabkan pembiayaan yang dibutuhkan siswa untuk mendirikan usaha karena pembiayaan program lebih berfokus pada pembiayaan pelatihan keterampilannya dan tidak mencakup pembiayaan pendirian usaha setelah lulus.
dc.description.sponsorshipDPU : Drs. Joko Widodo, M.M. DPA : Dr. Hety Mustika Ani, S. Pd., M.Pd
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4722
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
dc.subjectEvaluasi
dc.subjectProgram Double Track
dc.titleEvaluasi Program Double Track di SMAN Pakusari Jember
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
ANITA HUSNAWATI - 180210301041.pdf
Size:
6.22 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: