Analisis Spasial dan Hubungan Sosiodemografi terhadap IgM atau IgG Toksoplasmosis pada Ibu Hamil Berisiko KEK di Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran
Abstract
Toksoplasmosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit
Toxoplasma gondii yang dapat berdampak serius pada ibu hamil dan janin. Infeksi
ini menjadi masalah kesehatan yang penting karena berpotensi menyebabkan
komplikasi seperti berat badan lahir rendah (BBLR), kelahiran prematur, bahkan
kematian janin. Selain itu, ibu hamil dengan risiko kekurangan energi kronis (KEK)
memiliki kerentanan terhadap infeksi, salah satunya toksoplasmosis. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor sosiodemografi dengan IgM
atau IgG toksoplasmosis, serta memetakan pola persebaran infeksi berdasarkan
antibodi IgM dan IgG di Kabupaten Jember.
Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan
pendekatan cross-sectional. Data diambil dari 90 ibu hamil di Kecamatan
Sumbersari, Kaliwates, dan Patrang, yang dipilih menggunakan metode purposive
sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan
kuesioner, pengambilan sampel darah untuk analisis serologi dengan metode
ELISA, serta pemetaan spasial menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.8.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 71,1% responden positif antibodi
IgM, sedangkan 56,7% positif antibodi IgG. Sebagian besar kasus ditemukan pada
ibu hamil berusia 15-25 tahun, dengan tingkat pendidikan terakhir SMA, pekerjaan
sebagai ibu rumah tangga, dan penghasilan keluarga di bawah upah minimum
Kabupaten (UMK) Jember. Analisis spasial menunjukkan pola persebaran antibodi
IgM yang dispersed atau menyebar di Kecamatan Sumbersari, sementara di
Kaliwates dan Patrang pola persebarannya random atau acak. Untuk antibodi IgG,
pola persebaran di ketiga kecamatan tersebut juga bersifat random atau acak.
Analisis statistik dengan uji Chi-square menunjukkan bahwa tidak ada
hubungan signifikan antara faktor sosiodemografi (usia, pendidikan, pekerjaan, dan
penghasilan) dengan IgM atau IgG toksoplasmosis pada ibu hamil. Temuan ini
mengindikasikan bahwa faktor lain, seperti kebiasaan higienis dan paparan
lingkungan, mungkin berperan lebih besar dalam penularan infeksi.
Penelitian ini memberikan gambaran penting mengenai persebaran
toksoplasmosis di Kabupaten Jember dan faktor-faktor yang memengaruhinya.
Informasi ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat
dan tenaga kesehatan terhadap risiko toksoplasmosis, serta membantu pemerintah
dalam merancang program pencegahan dan deteksi dini yang lebih efektif.
Description
Reuploud Repository hasyim Juni 2026, FINALISASI oleh Agus 2026 Juni 08
