Analisis Sumber Daya Keuangan Internal dan Green Banking Disclosure Terhadap Kinerja Keuangan Bank Konvensional dan Syariah yang Terdaftar di BEI Tahun 2018 – 2022
| dc.contributor.author | Dwi Vita Raudatul Jannah | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-10T02:41:27Z | |
| dc.date.issued | 2024-05-06 | |
| dc.description | Reupload file repository 10 Februari 2026_Arif/Halima | |
| dc.description.abstract | Perbankan merupakan lembaga keuangan yang mengatur persebaran pendapatan untuk mencapai pemerataan, maka darinya perbankan diwajibkan untuk selalu kritis dalam menetapkan kebijakan yang akan distrategikan. Perusahaan lembaga perbankan umum memiliki dua tipe, diantaranya perbankan Konvensional dan Syariah. Pendirian dua jenis bank ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar permintaan dalam lokal khusunya tuntutan oleh masyarakat muslim. Secara garis besar, kedua perbankan ini dapat dibedakan atas penerimaannya, dimana bank Konvensional memiliki pendapatan utama dalam bentuk bunga kredit, sedangkan bank Syariah memiliki pendapatan utama dalam bentuk bagi hasil pembiayaan, yang mana hal ini akan secara langsung mempengaruhi tingkat profitabilitas perbankan. Profitabilitas merupakan komponen yang penting untuk kepastian eksistensi perbankan dalam mengoptimalkan perannya sebagai lembaga jasa keuangan. Secara fenomena, kedua perbankan memiliki pola profitabiilitas yang fluktuatif, hal ini tentunya disebabkan oleh faktor internal. Bedasarkan Resource Based Theory menyatkan bahwa maksimalisasi tingkat profitablitas akan disebabkan oleh strategi penetapan sumber daya internal yang tepat dan optimal, diantaranya meliputi faktor efisiensi yang diproksikan menggunakan rasio BOPO (Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional), faktor risiko yang diproksikan menggunakan rasio NPL (Non-Performing Loans) atau NPF (Non-Performing Financing), faktor likuiditas yang diproksikan menggunakan rasio LDR (Loan to Deposits Ratio) atau FDR (Financing to Deposits Ratio), faktor modal yang diproksikan menggunakan rasio CAR (Capital Adequacy Ratio), dan faktor tanggung jawab lingkungan yang diproksikan menggunakan rasio GBD (Green Banking Diclosure). Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh yang diakibatkan oleh strategi faktor sumber daya internal terhadap tingkat profitabilitas perusahaan perbankan, yang mana dalam implementasinya akan menggunakan bantuan variabel kontrol berupa ukuran perusahaan dan umur perusahaan untukmenghindari bias dan meningkatkan akurasi hasil. Informasi ini akan ditujukan kepada perbankan sebagai bahan dalam menentukan strategi kebijakan implementasi sumber daya internal, pihak investor sebagai acuan dalam menentukan strategi invevstasi terhadap lembaga perbankan bedasarkan tingkat kesehatan sumber daya internalnya, serta pihak peneliti selanjutnya sebagai bahan referensi dalam menentukan kebaharuan variabel atau metode dalam penelitian. Penelitian ini mengaplikasikan metode analisis regresi berganda, sebuah pendekatan statistik yang menggunakan alat analisis SPSS untuk mengevaluasi hubungan antara variabel independen terhadap variabel dependen. Sampel variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan tahunan perbankan umum Konvensional dan Syariah yang terdaftar secara lengkap dan runtut di BEI selama periode tahun 2018 hingga 2022. Dengan demikian, penelitian ini memiliki cakupan data yang komprehensif untuk menunjang analisis dan temuan yang lebih akurat. Sebagai hasilnya ditemukan bahwa variabel BOPO dari kedua perbankan masing-masing berpengaruh secara negatif signifikan pada ROA, variabel NPL tidak berpengaruh secara signifikan, namun NPL berpengaruh secara positif signifikan pada ROA, variabel LDR atau FDR masing-masing berpengaruh secara positif signifikan pada ROA, variabel CAR kedua perbankan masing-masing berpengaruh secara positif signifikan pada ROA, dan variabel GBD bank konvensional berpengaruh secara negatif signifikan pada ROA sedangkan variabel GBD bank Syariah tidak berpengaruh secara signifikan. Secara garis besar, terdapat dua variabel yang menunjukkan hasil yang tidak sesuai dengan Resource Based Theory dari kedua perbankan, yaitu meliputi risiko kredit atau pembiayaan yang diproksikan dengan rasio NPL atau NPF dan tanggung jawab risiko lingkungan yang diproksikan dengan rasio GBD. Kedua aspek ini menunjukkan kekurangan dalam strategi perbankan dalam mengoptimalkan kinerja keuangan mereka. Oleh karena itu, perbankan harus lebih memperhatikan dan mengelola dengan lebih baik risiko-risiko tersebut agar dapat meningkatkan profitabilitas dan keberlanjutan mereka secara keseluruhan. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Dr.Novi Puspitasari, SE, M.M. DPA : Dra.Susanti Prasetyaningtyas,M,Si. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/2511 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ekonomi dan Bisnis | |
| dc.subject | Kinerja Bank | |
| dc.subject | Optimalisasi | |
| dc.subject | ROA | |
| dc.subject | Sumber Daya Internal | |
| dc.title | Analisis Sumber Daya Keuangan Internal dan Green Banking Disclosure Terhadap Kinerja Keuangan Bank Konvensional dan Syariah yang Terdaftar di BEI Tahun 2018 – 2022 | |
| dc.title.alternative | Analysis of Internal Financial Resources and Green Banking Disclosure on the Financial Performance of Conventional and Islamic Banks Listed on the IDX in 2018 - 2022 | |
| dc.type | Other |
