Pengaruh Perbandingan Komposisi Kulit Edamame dan Kulit Singkong serta Variasi Dosis Gliserol Terhadap Karakteristik Bioplastik

dc.contributor.authorKhairul Hanif Yusrillah
dc.date.accessioned2026-02-03T07:03:18Z
dc.date.issued2025-07-23
dc.descriptionReupload file repositori 3 februari 2026_Kurnadi
dc.description.abstractTimbulan sampah plastik yang meningkat akan mengganggu ekosistem di alam. Plastik merupakan bahan polimer sintesis yang dibuat melalui proses polimerisasi dalam bentuk plastik kemasan. Sifatnya yang sulit terdegradasi di alam menjadikannya penyumbang limbah terbesar yang menyebabkan rusaknya keseimbangan alam. Plastik biodegradable merupakan salah satu cara mengatasi sampah plastik, bioplastik merupakan plastik yang terbuat dari sumber biologis atau bahan alam yang dapat diperbaharui, memiliki sifat kedap udara dan kedap air serta mudah didegradasi oleh mikroorganisme ketika dibuang ke lingkungan. Plastik biodegradable dapat diukur keberhasilannya dari proses pembuatan dan karakteristik bioplastik yang dihasilkan. Pengukuran karakteristik bioplastik dapat dilakukan dengan beberapa uji, diantaranya yaitu uji kuat tarik, uji elongation (persentase perpanjangan), uji daya serap air, uji ketebalan bioplastik, dan uji biodegradabilitas. Pembuatan bioplastik menggunakan variasi komposisi pati kulit singkong dan kulit edamame yang berbeda yaitu 95%:5%, 90%:10%, dan 85%:15%, serta variasi konsentrasi gliserol yaitu 2%, 4%, dan 6%. Bioplastik dengan karakteristik optimal memiliki nilai kuat tarik optimal sebesar 1,93 MPa, nilai persentase perpanjangan optimal sebesar 0,023%, nilai daya serap air optimal sebesar 1,567%, nilai ketebalan optimal sebesar 0,49 mm, dan pada uji biodegradasi diperoleh nilai sebesar 100% setelah ditimbun kompos selama 20 hari. Pengujian terhadap data hasil penelitian dilakukan dengan menggunakan uji analisis statistik yaitu uji MANOVA (Multivariate Analysis of Variance). Analisis MANOVA terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas varians Bartlett's Test, uji signifikansi MANOVA Pillai’s Trace, dan uji signifikan univariate Tests of Between-Subjects Effects. Hasil uji normalitas menunjukkan uji daya serap air berdistribusi normal dengan p-value 0,1237. Uji Homogenitas Bartlett's Test menunjukkan uji kuat tarik memenuhi asumsi homogenitas varians dengan p-value sebesar 0,4098. Hasil uji Signifikansi MANOVA Pillai’s Trace menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan secara simultan antara kelompok rasio bahan dan gliserol terhadap keempat variabel dependen yaitu uji kuat tarik, persentase pemanjangan, daya serap air dan biodegradasi dengan p-value 0,9214. Uji Signifikan Univariate Tests of Between-Subjects Effects menunjukkan penambahan gliserol terhadap nilai kuat tarik berpengaruh signifikan secara statistik, dengan nilai F = 9,9194 dan p-value 0,03294 menunjukkan perbedaan kadar gliserol memberikan pengaruh terhadap nilai kuat tarik bioplastik.
dc.description.sponsorshipDPU: Dr. Ir. Yeny Dhokhikah, S.T., M.T. DPA: Ir. Audiananti Meganandi Kartini, S.Si., M.T., IPP.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1291
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Teknik
dc.subjectKulit Edamame
dc.subjectKulit Singkong
dc.subjectBioplastik
dc.titlePengaruh Perbandingan Komposisi Kulit Edamame dan Kulit Singkong serta Variasi Dosis Gliserol Terhadap Karakteristik Bioplastik
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
KHAIRUL HANIF YUSRILLAH - 211910601079.pdf
Size:
1.45 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: