Inovasi Kebijakan Publik (Studi Kasus: Pedagang Kaki Lima Di Kecamatan Banyuwangi)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis
inovasi kebijakan publik dalam penataan PKL di Kecamatan Banyuwangi.
Penelitian ini berlokasi di Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi,
Provinsi Jawa Timur. Adapun konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah
konsep inovasi, inovasi kebijakan, dan PKL. Metode penelitian yang digunakan
dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi
kasus. Fokus dalam penelitian ini adalah inovasi kebijakan publik dalam penataan
PKL di Kecamatan Banyuwangi. Informan dalam penelitian ini ditentukan
berdasarkan pendapat dari Creswell dan David Creswell (2016), yang
mengklasifikasikan informan dalam 3 kategori, yaitu: informan kunci (Bupati),
informan utama (Dinas Koperasi, Satpol PP, Camat, Bank BPR Jatim, dan PLN),
serta informan tambahan (PKL). Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis
menggunakan teknik analisis data dari Miles, Huberman, dan Saldana (2014).
Adapun hasil dari penelitian ini adalah a) inovasi kebijakan publik terkait
penataan PKL di Kecamatan Banyuwangi bersifat dari atas ke bawah, b) terdapat
gagasan baru berupa perubahan kebijakan yang diawali pada era Bupati Anas
yang mengganti Peraturan Daerah No.5 Tahun 1990 dengan Peraturan Bupati No.
35 Tahun 2011 yang memuat tentang tempat-tempat dan fasilitas umum tertentu
sebagai tempat yang dapat digunakan PKL untuk melakukan aktivitas
perdagangannya. Peraturan tersebut kemudian diganti dengan Peraturan Bupati
No.30 Tahun 2013 yang secara lebih fleksibel mengatur tempat-tempat dan
fasilitas umum tertentu sebagai tempat yang dapat digunakan PKL untuk
melakukan aktivitas perdagangannya serta adanya ketentuan waktu yang dapat
digunakan PKL untuk menempati beberapa lokasi terlarang, c) Peraturan Bupati
No.30 tahun 2013 mendorong untuk terciptanya beberapa inovasi terkait penataan
PKL di Kecamatan Banyuwangi. Seperti halnya pendataan dan relokasi PKL.
Kemudian Hal tersebut dikembangkan lagi pada masa kepemimpinan Bupati Ipuk,
dengan adanya program-program pemberdayaan PKL seperti program warung
naik kelas dan revitalisasi pasar, d) ada beberapa strategi yang dilakukan oleh
Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi dalam inovasi manajemen PKL di
Kecamatan Banyuwangi, diantaranya adalah: merubah Peraturan terkait
sentralisasi atau segmentasi lokasi PKL, menerapkan beberapa program
pemberdayaan PKL (Warung Naik Kelas, dan revitalisasi pasar), membangun
sinergi dengan banyak pihak dalam upaya penanganan PKL (Dinas Koperasi,
Satpol PP, Kecamatan, Bank BPR Jatim, dan PLN), yang memiliki tugas dan
fungsi yang saling melengkapi. Selain itu, upaya membangun sinergi juga
dilakukan dengan PKL selaku kelompok sasaran.
Description
reeapload 2026 Rudi H
