Identifikasi Kebutuhan Belajar Warga Belajar Program Kesetaraan Paket C Di PKBM Kartini Tempurejo Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Penelitian ini d ilatarbelakangi oleh problematika yang terjadi dalam
perwujudan Pendidikan Non Formal yaitu kebutuhan belajar. Di PKBM Kartini sendiri lebih mengutamakan pada proses belajar bagi warga belajar. Seseorang dikatakan belajar apabila adanya perubahan perilaku pada diri seseorang yang biasanya bersifat permanen atau tetap. Yayasan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kartini Tempurejo Jember pesertanya adalah warga belajar sekitar Jember, Banyuwangi, Tanjung Pinang, Jombang, Bondowoso dan Blitar. Untuk jumlah warga belajar (WB) paket C PKBM Kartini sendiri ada 48 orang. Sejak berdirinya PKBM Kartini pada tahun 2016 sampai sekarang PKBM Kartini sudah berusia 9 tahun dan PKBM tersebut juga sudah mendapat akreditasi B pada tahun 2021. Pelaksanaan pembelajaran di PKBM Kartini diselenggarakan dengan sistem online dan offline, dikarenakan jarak antara rumah atau tempat tinggal dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) itu jauh. Sebagai rumusan masalah dalam penelitian ini yang diambil ialah berapa persentase kebutuhan belajar warga belajar kesetaraan paket C?. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui berapa persentase kebutuhan belajar warga belajar kesetaraan paket C. Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Lokasi dalam penelitian ini dilaksanakan di PKBM Kartini yang terletak di Jalan Mangga no.30 Kauman Tempurejo Jember, no.telepon 081231550180 kode pos 68173. PKBM ini memiliki nuansa yang terbilang berbeda dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) lainnya karena PKBM Kartini merupakan satu-satunya PKBM yang ada ditempurejo dan berdekatan dengan persawaan. Alasan dipilihnya PKBM Kartini sebagai lokasi penelitian, karena PKBM Kartini merupakan bagian dari observasi dan temuan penelitian dan di PKBM Kartini sendiri belum ada yang melakukan penelitian tentang identifikasi kebutuhan warga belajar kesetaraan paket C. Peneliti juga merasa bahwa PKBM Kartini merupakan tempat yang cocok untuk dijadikan kajian dalam penemuan skripsi. Dimana pengumpulan data penelitian menggunakan angket, dokumentasi dan observasi. Sebagai hasil dari penelitian ini, peneliti hanya menggunakan satu variabel dikarenakan peneliti hanya mengidentifikasi Kebutuhan Belajar Warga Belajar Program Kesetaraan Paket C di PKBM Kartini Tempurejo Jember. Pada pembelajaran tersebut hasil olah data yang diperoleh dikatakan valid. Kebutuhan belajar warga belajar ialah segalah hal yang dibutuhan dan diperlukan untuk belajar dan mencapai tujuan dalam pembelajaran. Kebutuhan belajar warga belajar dapat diidentifikasi berdasarkan beberapa aspek misalnya; kesiapan belajar, minat dan bakat, profil belajar. Kebutuhan belajar juga mengacu pada mengembangkan kemampuan beradaptasi dengan lebih baik sebesar 28% memperoleh hasil belajar dan pengalaman hidup sebesar 45%, mengembangkan dan melatih kemampuan berfikir sebesar 27%. Kesimpulan dari dalam kegiatan analisis data, sangatlah penting untuk proses penelitian dan tidak dapat diabaikan karena berdampak besar pada kebenaran penemuan gambar berkat penerapan instrumen analisis yang tepat dan tajam. Dalam penelitian ini menggunakan jawaban alternatif ya/tidak sehingga hasil olah data yang dilakukan di PKBM Kartini dengan 11 item pertanyaan dan 20 responden warga belajar itu memuaskan. Maka dapat disimpulkan bahwa Identifikasi Program Kejar Paket C bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar warga belajar program kesetaraan paket C di PKBM Kartini tersebut, dan dari hasil identifikasi bahwa kebutuhan belajar yang lebih tinggi ada pada memperoleh hasil belajar dan pengalaman hidup sebesar 45%.
Description
Reupload file repositori 4 februari 2026_PKL Fani/Firli
