Simulasi Numerik Gelombang dan Sedimentasi di Perairan Pantai Puger Jember Menggunakan Delft3d

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknik

Abstract

Angin muson secara bergantian bergerak melintasi wilayah Indonesia sepanjang tahun. Pergerakan angin muson menjadi faktor penyebab pembangkit gelombang di perairan Selatan Jawa. Muara sungai berfungsi sebagai pengeluaran/pembuangan debit sungai. Karena letaknya yang berada di ujung hilir, maka debit aliran di muara lebih besar dibandingkan pada sungai di sebelah hulu. Air yang mengalir ke muara sungai bertemu dengan air laut yang mengalami pasang surut, sehingga debit air laut di muara lebih besar daripada debit sungai. Sesuai dengan fungsinya, muara sungai harus cukup lebar dan dalam. Permasalahan yang sering dijumpai adalah banyaknya endapan di muara sungai sehingga tampang alirannya kecil, yang dapat mengganggu pembuangan debit sungai ke laut. Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Puger yang terletak di Kabupaten Jember, memunculkan banyak fenomena kecelakaan yang terjadi dari tahun ke tahun. Kejadian yang paling menggemparkan pernah terjadi pada tahun 2021. Pada saat itu, terdapat empat perahu yang hancur di terjang ombak hingga menyebabkan satu anak buah kapal (ABK) dikabarkan hilang dalam kecelakaan laut tersebut. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pemodelan hidrodinamika yaitu simulasi menggunakan rumus-rumus matematika untuk mentransformasikan fisik pantai ke dalam wilayah komputasi yang selanjutnya dipecahkan secara numerik melalui bantuan software Delft3D. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pola arus, perbedaan tinggi, perbedaan sebaran sedimen yang terjadi akibat pengaruh angin muson timur dan angin muson barat di perairan Pantai Puger Jember. Harapannya, penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan referensi dalam menganalisis perencanaan bangunan pantai di daerah perairan Pantai Puger Jember serta sebagai bahan alternatif terhadap analisis berkelanjutan dan efektivitas dalam penanganan sedimentasi yang terjadi pada daerah perairan Pantai Puger Jember. Penelitian ini berlokasi di Kecamatan Puger yang berjarak 40 kilometer dari pusat Kabupaten Jember. Penelitian ini dilakukan dengan mempertimbangkan aspek hidro-oseanografi di area studi pada perairan Pantai Puger Jember, sehingga data pasang surut, data angin, data gelombang, data batimetri, dan data debit sungai digunakan dalam penelitian ini. Data-data yang tersebut merupakan gabungan dari data penelitian sebelumnya dengan yang bersumber dari internet. Selanjutnya data dimasukkan dalam software Delft3D untuk dilakukan pemodelan numerik

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By