Analisis Peran Grup Jaranan Laras Wangi sebagai Intelektual Organik dalam Upaya Adaptasi terhadap Komersialisasi Budaya Using Banyuwangi

dc.contributor.authorAyu Asih Kamiliyana
dc.date.accessioned2026-07-31T02:22:07Z
dc.date.issued2026-07-29
dc.descriptionFinalisasi 31 Juli 2026 Rudi H
dc.description.abstractPenelitian ini berangkat dari fenomena cultural immersion, yaitu pariwisata berbasis pengalaman budaya, yang berkembang pasca-COVID-19 sebagai strategi memulihkan sektor pariwisata Banyuwangi. Kunjungan wisata melonjak dari 11.707 pada 2020 menjadi 49.351 pada 2023, namun di balik angka tersebut tersimpan persoalan komersialisasi budaya yang perlahan menggerus otonomi masyarakat lokal atas tradisi mereka sendiri. Masyarakat Suku Using menghadapi tantangan nyata dari fenomena ini: ritual yang semula merupakan ekspresi identitas kolektif kini banyak dikemas ulang menjadi produk pariwisata melalui program desa wisata dan festival budaya. Pemerintah daerah secara tidak langsung berperan sebagai aktor dominan yang menentukan kesenian Using mana yang layak ditampilkan di panggung wisata, sebuah proses yang dinarasikan sebagai pelestarian namun justru berpotensi mengambil alih kontrol komunitas lokal atas makna tradisinya. Fenomena ini dianalisis menggunakan teori hegemoni Antonio Gramsci, khususnya konsep intelektual organik dan strategi perang posisi. Gramsci membedakan dua bentuk perlawanan terhadap hegemoni, yakni perang manuver (perlawanan frontal) dan perang posisi (perjuangan bertahap masyarakat sipil tanpa konfrontasi langsung). Konsep perang posisi inilah yang digunakan untuk membedah cara Grup Jaranan Laras Wangi merespons tekanan komersialisasi budaya, dengan intelektual organik dipahami sebagai aktor sosial yang mengorganisir pengetahuan dan ide dari komunitasnya, bukan sekadar akademisi formal. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Informan dipilih secara purposive dari tiga kriteria, meliputi pengelola Laras Wangi, praktisi seni, dan pemangku otoritas kebudayaan Banyuwangi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, metode, dan peneliti, dengan analisis mengikuti tahapan etnografis Cresswell.
dc.description.sponsorshipRosnida Sari, S.Ag., M.Si.,Ph.D.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/12609
dc.language.isoOther
dc.publisherFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
dc.subjectorganic intellectuals
dc.subjecthegemony
dc.subjectcultural commercialization
dc.subjectJaranan Sumur
dc.subjectUsing Culture
dc.titleAnalisis Peran Grup Jaranan Laras Wangi sebagai Intelektual Organik dalam Upaya Adaptasi terhadap Komersialisasi Budaya Using Banyuwangi
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 6
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220910302103 - AYU ASIH KAMILIYANA - BAGIAN DEPAN.pdf
Size:
719.28 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220910302103 - AYU ASIH KAMILIYANA - BAB 1.pdf
Size:
429.23 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220910302103 - AYU ASIH KAMILIYANA - BAB 2.pdf
Size:
462.94 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220910302103 - AYU ASIH KAMILIYANA - BAB 3.pdf
Size:
400.87 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220910302103 - AYU ASIH KAMILIYANA - BAB 4.pdf
Size:
558.6 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: