Implementasi Perawatan Kaki pada Pasien Diabetes Melitus dengan Perfusi Perifer Tidak Efektif di Puskesmas Sukodono Lumajang
| dc.contributor.author | Irfan Budianto | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-09T08:05:29Z | |
| dc.date.issued | 2026-05-18 | |
| dc.description | Validasi dan Finalisasi Ratna 9 Juli 2026 | |
| dc.description.abstract | Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan produksi maupun kerja insulin. Kondisi hiperglikemia yang berlangsung lama dapat menyebabkan gangguan perfusi perifer sehingga aliran darah ke ekstremitas bawah menjadi tidak efektif. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan sirkulasi darah perifer adalah perawatan kaki (foot care). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi perawatan kaki pada pasien DM dengan perfusi perifer tidak efektif di Puskesmas Sukodono Lumajang. Metode penelitian menggunakan desain studi kasus dengan satu partisipan yaitu Ny. K usia 59 tahun yang mengalami DM dengan masalah keperawatan perfusi perifer tidak efektif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Implementasi perawatan kaki dilakukan selama 4 hari berturut-turut meliputi pemeriksaan sirkulasi perifer, perawatan kaki dan kuku, edukasi perawatan kulit, olahraga rutin, serta program diet untuk memperbaiki sirkulasi darah. Evaluasi dilakukan menggunakan pengkajian perfusi perifer dan pengukuran Ankle Brachial Index (ABI). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan perfusi perifer setelah dilakukan implementasi perawatan kaki. Warna kulit pasien tampak tidak pucat, pengisian kapiler membaik menjadi <2 detik, akral terasa lebih hangat, parestesia berkurang, serta terjadi perubahan nilai ABI dari 1,04 menjadi 1,00 pada ekstremitas kanan dan peningkatan dari 0,85 menjadi 0,93 pada ekstremitas kiri. Selain itu, kadar gula darah pasien juga mengalami penurunan dari 316 mg/dL menjadi 240 mg/dL. Perawatan kaki dapat membantu meningkatkan perfusi perifer pada pasien DM sehingga dapat dijadikan salah satu intervensi nonfarmakologis dalam asuhan keperawatan. | |
| dc.description.sponsorship | Ns. Rizeki Dwi Fibriansari, S.Kep., M.Kep., | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/10883 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keperawatan | |
| dc.subject | Diabetes Melitus | |
| dc.subject | Perawatan Kaki | |
| dc.subject | Perfusi Perifer Tidak Efekti | |
| dc.title | Implementasi Perawatan Kaki pada Pasien Diabetes Melitus dengan Perfusi Perifer Tidak Efektif di Puskesmas Sukodono Lumajang | |
| dc.type | Other |
