Implementasi Perawatan Kaki pada Pasien Diabetes Melitus dengan Perfusi Perifer Tidak Efektif di Puskesmas Sukodono Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai
dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan produksi maupun kerja
insulin. Kondisi hiperglikemia yang berlangsung lama dapat menyebabkan
gangguan perfusi perifer sehingga aliran darah ke ekstremitas bawah menjadi tidak
efektif. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk
membantu meningkatkan sirkulasi darah perifer adalah perawatan kaki (foot care).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi perawatan kaki pada
pasien DM dengan perfusi perifer tidak efektif di Puskesmas Sukodono Lumajang.
Metode penelitian menggunakan desain studi kasus dengan satu partisipan
yaitu Ny. K usia 59 tahun yang mengalami DM dengan masalah keperawatan
perfusi perifer tidak efektif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara,
observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Implementasi perawatan kaki
dilakukan selama 4 hari berturut-turut meliputi pemeriksaan sirkulasi perifer,
perawatan kaki dan kuku, edukasi perawatan kulit, olahraga rutin, serta program
diet untuk memperbaiki sirkulasi darah. Evaluasi dilakukan menggunakan
pengkajian perfusi perifer dan pengukuran Ankle Brachial Index (ABI).
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan perfusi perifer setelah
dilakukan implementasi perawatan kaki. Warna kulit pasien tampak tidak pucat,
pengisian kapiler membaik menjadi <2 detik, akral terasa lebih hangat, parestesia
berkurang, serta terjadi perubahan nilai ABI dari 1,04 menjadi 1,00 pada
ekstremitas kanan dan peningkatan dari 0,85 menjadi 0,93 pada ekstremitas kiri.
Selain itu, kadar gula darah pasien juga mengalami penurunan dari 316 mg/dL
menjadi 240 mg/dL. Perawatan kaki dapat membantu meningkatkan perfusi perifer
pada pasien DM sehingga dapat dijadikan salah satu intervensi nonfarmakologis
dalam asuhan keperawatan.
Description
Validasi dan Finalisasi Ratna 9 Juli 2026
