Pengembangan Dan Validasi Kemometer Untuk Penetapan Kadar Asam Salisilat Dalam Sediaan Kosmetik

dc.contributor.authorFaisal Ghozi Dika Pradana
dc.date.accessioned2026-01-26T05:33:00Z
dc.date.issued2025-07-17
dc.descriptionReapluod Repositori File 23 Januari 2026_Kholif Basri
dc.description.abstractAsam salisilat merupakan bahan aktif yang digunakan secara topikal untuk eksfoliasi kulit, terutama untuk beberapa kondisi gangguan kulit seperti dermatitis seboroik, jerawat, serta ketombe. Meskipun bermanfaat, penggunaan asam salisilat yang berlebihan dapat menyebabkan gejala keracunan salisilat dengan gejala mual, takipnea, kebingungan, hingga kematian. Regulasi BPOM membatasi kadar asam salisilat khususnya pada sediaan perawatan kulit dengan kadar maksimal 2%. Beberapa metode penetapan kadar asam salisilat seperti metode spektrofotometri ataupun metode kromatografi memiliki kekurangan, yaitu memerlukan instrumen yang mahal, personel yang terlatih, dan penerapan yang tidak fleksibel. Oleh sebab itu, dikembangkan metode kemometer yang mendeteksi dan mengukur kadar asam salisilat yang terkandung dalam sediaan kosmetik. Kemometer dikembangkan menggunakan benang katun dan reagen FeCl3 yang akan bereaksi dengan asam salisilat membentuk kompleks berwarna dan memberikan respons pita warna violet yang dapat memberikan perkiraan kadar asam salisilat dalam sediaan kosmetik. Hasil validasi kemometer menunjukkan waktu respons yang baik pada detik ke-100, linearitas pada rentang 100 hingga 800 mg/L dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,9915, serta batas deteksi (LOD) dan batas kuantifikasi (LOQ) sebesar 88,26 mg/L dan 294,20 mg/L. Analisis sampel serum menggunakan kemometer akan terganggu dengan adanya butilen glikol dengan perbandingan asam salisilat : butilen glikol sebesar 1:5. Hasil percobaan presisi kemometer menunjukkan nilai RSD sebesar 8,40% dan nilai akurasi dengan nilai rata-rata nilai perolehan kembali sebesar 105,16%. Hasil penetapan kadar asam salisilat pada lima sampel serum dengan label mengandung asam salisilat menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan secara statistik (n=5; p=0.062) dengan hasil penetapan kadar menggunakan spektrofotometer UV-Vis.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : Prof. Drs. Bambang Kuswandi, M.Sc., Ph.D. Dosen Pembimbing Anggota: -
dc.identifier.otherKholif Basri
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/266
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Farmasi
dc.subjectSpektrofotometer
dc.subjectSampel serum
dc.titlePengembangan Dan Validasi Kemometer Untuk Penetapan Kadar Asam Salisilat Dalam Sediaan Kosmetik
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Faisal Ghozi Dika - 212210101033.pdf
Size:
721.51 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: