Pengembangan Dan Validasi Kemometer Untuk Penetapan Kadar Asam Salisilat Dalam Sediaan Kosmetik
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Farmasi
Abstract
Asam salisilat merupakan bahan aktif yang digunakan secara topikal untuk
eksfoliasi kulit, terutama untuk beberapa kondisi gangguan kulit seperti dermatitis
seboroik, jerawat, serta ketombe. Meskipun bermanfaat, penggunaan asam salisilat
yang berlebihan dapat menyebabkan gejala keracunan salisilat dengan gejala mual,
takipnea, kebingungan, hingga kematian. Regulasi BPOM membatasi kadar asam
salisilat khususnya pada sediaan perawatan kulit dengan kadar maksimal 2%.
Beberapa metode penetapan kadar asam salisilat seperti metode spektrofotometri
ataupun metode kromatografi memiliki kekurangan, yaitu memerlukan instrumen
yang mahal, personel yang terlatih, dan penerapan yang tidak fleksibel. Oleh sebab
itu, dikembangkan metode kemometer yang mendeteksi dan mengukur kadar asam
salisilat yang terkandung dalam sediaan kosmetik. Kemometer dikembangkan
menggunakan benang katun dan reagen FeCl3 yang akan bereaksi dengan asam
salisilat membentuk kompleks berwarna dan memberikan respons pita warna violet
yang dapat memberikan perkiraan kadar asam salisilat dalam sediaan kosmetik.
Hasil validasi kemometer menunjukkan waktu respons yang baik pada detik
ke-100, linearitas pada rentang 100 hingga 800 mg/L dengan koefisien korelasi (r)
sebesar 0,9915, serta batas deteksi (LOD) dan batas kuantifikasi (LOQ) sebesar
88,26 mg/L dan 294,20 mg/L. Analisis sampel serum menggunakan kemometer
akan terganggu dengan adanya butilen glikol dengan perbandingan asam salisilat :
butilen glikol sebesar 1:5. Hasil percobaan presisi kemometer menunjukkan nilai
RSD sebesar 8,40% dan nilai akurasi dengan nilai rata-rata nilai perolehan kembali
sebesar 105,16%. Hasil penetapan kadar asam salisilat pada lima sampel serum
dengan label mengandung asam salisilat menunjukkan bahwa tidak terdapat
perbedaan signifikan secara statistik (n=5; p=0.062) dengan hasil penetapan kadar
menggunakan spektrofotometer UV-Vis.
Description
Reapluod Repositori File 23 Januari 2026_Kholif Basri
