Perbandingan Hasil Regresi Eksponensial dan Regresi Weibull (Studi Kasus: Pasien Demam Berdarah Dengue)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Demam berdarah dengue (DBD) merupakan demam akut yang disebabkan
oleh infeksi virus dengue (DENV). DBD juga merupakan penyakit yang paling
cepat menyebar, dengan tingkat sakit dan kematian yang tinggi. Oleh karena itu,
untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kelangsungan hidup
pasien dan mendukung pengembangan strategi pengobatan yang lebih efektif, dapat
dilakukan dengan menggunakan analisis survival. Analisis survival merupakan
metode yang digunakan untuk menggambarkan data ketahanan hidup. Ketahanan
hidup (survival) menggambarkan probabilitas sebuah objek akan terus berfungsi
tanpa mengalami peristiwa (event) tertentu selama jangka waktu yang ditentukan
dan dalam kondisi yang telah ditetapkan. Event dalam penelitian ini adalah
kematian pasien demam berdarah dengue dengan skala pengukuran waktu dalam
hari. Tujuan penelitian yaitu mengetahui faktor yang mempengaruhi ketahanan
hidup pasien demam berdarah dengue menggunakan regresi Eksponensial dan
regresi Weibull, dan hasil perbandingannya.
Langkah yang dilakukan yaitu mendeskripsikan karakteristik pasien demam
berdarah
dengue, menganalisis kurva Kaplan-Meier, melakukan uji
multikolinearitas, analisis untuk pemilihan model terbaik menggunakan metode
backward guna memperoleh nilai AIC terkecil dan mengetahui variabel yang
berpengaruh secara signifikan, serta melakukan uji signifikansi parameter dengan
uji serentak. Variabel yang digunakan dalam penelitian yaitu waktu (𝑌1), status (𝑌2),
usia (𝑋1), jenis kelamin (𝑋2), suhu badan (𝑋3), jumlah leukosit (𝑋4), jumlah
trombosit (𝑋5), dan kadar hematokrit (𝑋6). Data yang digunakan adalah data rekam
medis pasien demam berdarah dengue di RSD dr. Soebandi Jember sebanyak 41
data. Berdasarkan analisis deskriptif didapatkan 35 data tersensor dan 6 data tidak
tersensor. Model terbaik adalah model regresi Weibull, karena nilai AIC regresi
Weibull lebih kecil sebesar 42,68, dibandingkan model regresi Eksponensial
sebesar 50,66. Kemudian berdasarkan model regresi Eksponensial faktor yang
secara signifikan mempengaruhi ketahanan hidup pasien DBD adalah usia, sedangkan berdasarkan model regresi Weibull adalah usia dan kadar hematokrit.
Description
Reaploud Repository February_agus
