Hubungan Family Development Session Program Keluarga Harapan (FDS PKH) dengan Perilaku Pencegahan Stunting di Kabupaten Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kesehatan Masyarakat

Abstract

Stunting ialah manifestasi kegagalan pertumbuhan pada balita dipicu oleh defisiensi gizi kronis serta infeksi rekuren, khususnya kurang lebih 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK). Periode 1000 HPK ialah rentang waktu perkembangan dari masa janin sampai anak berumur 24 bulan. Stunting didiagnosis ketika panjang ataupun tinggi badan anak menyimpang dengan signifikan (di bawah minus dua standar deviasi) dari norma pertumbuhan tinggi pada usia yang sama (UNICEF, WHO 2018). Stunting dipicu oleh faktor multidimensional tidak terbatas pada isu ekonomi dan ketersediaan makanan, namun juga mencakup metode pengasuhan dan asupan nutrisi pada balita. Stunting dipicu oleh defisiensi nutrisi kronis, infeksi rekuren dengan berkepanjangan, serta minimnya stimulasi psikososial sejak periode prenatal hingga pasca kelahiran. Bukan hanya faktor gizi spesifik, melainkan juga faktor gizi sensitif dengan saling berinteraksi. Stunting memiliki dampak signifikan terhadap kualitas SDM, yang pada gilirannya akan mengurangi produktivitas SDM dan menghambat optimalisasi bonus demografi (peningkatan populasi usia produktif yang substansial)

Description

Reuploud Repository hasyim Juni 2026 Approved by Teddy

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By