Pengaruh Modal, Kompetensi dan Penggunaan Teknologi terhadap Kinerja UMKM Mikro Sektor Kuliner Tersertifikasi Halal
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks ekonomi syariah, keberadaan UMKM tersertifikasi halal menjadi semakin penting karena memastikan kepatuhan terhadap prinsip syariah, yang berkontribusi pada peningkatan daya saing di pasar domestik maupun internasional. Namun, masih terdapat berbagai tantangan yang dihadapi oleh UMKM tersertifikasi halal, terutama dalam aspek permodalan, kompetensi sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal, kompetensi, dan penggunaan teknologi terhadap kinerja UMKM tersertifikasi halal di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 104 pemilik UMKM tersertifikasi halal yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah modal, kompetensi, dan penggunaan teknologi, sedangkan variabel dependen adalah kinerja UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan penggunaan teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM, yang berarti semakin tinggi tingkat kompetensi pelaku usaha dan semakin optimal pemanfaatan teknologi, maka semakin baik pula kinerja UMKM tersertifikasi halal. Sebaliknya, modal memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap kinerja UMKM. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun modal merupakan faktor penting dalam operasional usaha, pengelolaan modal yang tidak efektif dapat menjadi kendala dalam pengembangan usaha. Dengan demikian, optimalisasi kompetensi sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing UMKM tersertifikasi halal. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa UMKM perlu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan bisnis, serta mengadopsi teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar. Pemerintah dan lembaga terkait juga diharapkan dapat memberikan akses pembiayaan yang lebih fleksibel serta mendorong digitalisasi UMKM guna meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usaha. Dengan strategi yang tepat, UMKM tersertifikasi halal dapat berkembang lebih kompetitif dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.
Description
Reupload File Repository 13 Mei 2026_Yudi
Approved by Teddy
