Karakteristik Bidang Longsor Di Lereng Timur Pegunungan Argopuro Hyang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Peristiwa tanah longsor yang terjadi dapat memiliki dampak serius pada
aktivitas pertanian diwilayah tersebut. Longsor yang terjadi pada bagian atas lereng
sulit untuk dilakukan survei lapang sebagai pendugaan longsor tersebut terjadi
secara natural. Lereng pegunugan Argopuro-Hyang merupakan daerah yang
tersusun dari hasil aktivitas gunung api dengan lapisan pelapukan yang cukup tebal
dan memiliki kemiringan lereng yang beragam. Maka dari itu analisis tanah longsor
pada daerah yang sulit dijangkau dapat menggunakan bantuan citra google earth.
Citra google earth merupakan salah satu alat yang digunakan untuk mempermudah
kegiatan manusia dalam penelitian erosi tanah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran titik longsor,
karakteristik longsor dan tingkat kerawanan longsor berdasarkan hubungan
karakteristik bidang longsor dan jumlah titik longsor di lereng pegunungan
Argopuro-Hyang bagian timur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei –
selesai. Penelitian ini dilaksanakan mencakupi wilayah lereng pegunungan
Argopuro-hyang. Data diambil menggunakan Google Earth Pro dan referensi
pendukung lainnya.
Hasil penelitian yang telah dilaksanakan yaitu terdapat 106 titik longsor
yang terjadi di dua kecamatan yang berbeda, yaitu kecamatan Jelbuk dan kecamatan
Sukorambi dengan sebaran longsor yang terjadi pada beberapa Sub Das yaitu
Rembangan, Jompo, Kemuning, dan Bacem. Dari jumlah tersebut, kecamatan.
Variabel Panjang, lebar, tinggi, kemiringan lereng, jenis tanah, dan penggunaan
lahan memiliki nilai berbeda nyata pada hasil longsoran. Faktor pemicu penyebab
longsor dilereng pegunungan Argopuro-Hyang bagian timur meliputi, Tinggi,
Panjang terhadap lebar pada longsoran, kemiringan lereng, dan penggunaan lahan,
Jenis tanah, dan Arah lereng. Tingkat kerawanan longsor di setiap daerah Sub das
pada Kemuning memiliki harkat rendah, Bacem sedang, Rembangan rendah, dan
Jompo sangat rendah.
Description
Reupload Repository 2 Februari 2026_Hasim/Firdiana
