Keberadaan Sapta Darma di Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang Tahun 1997-2006
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Skripsi ini mengkaji keberadaan ajaran Sapta Darma di Kecamatan Kesamben pada periode 1997 hingga 2006. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami asal-usul pertumbuhan Sapta Darma, perkembangan kehidupan para penghayatnya, serta dampak sosial dan budaya yang muncul di masyarakat Kecamatan Kesamben. Selain itu, penelitian ini juga meneliti cara para penghayat Sapta Darma menjaga eksistensi ajaran dan tradisi mereka di tengah mayoritas masyarakat yang memeluk agama resmi. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode sejarah, yang mencakup heuristik, kritik terhadap sumber, interpretasi, dan historiografi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan para penghayat Sapta Darma, analisis dokumen organisasi, arsip, serta sumber lain seperti buku dan jurnal yang berkaitan dengan topik penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan Sapta Darma di Kecamatan Kesamben berkembang secara perlahan melalui jaringan kekeluargaan, pengembangan spiritual, dan berbagai kegiatan keagamaan masyarakat. Tokoh-tokoh penghayat memegang peranan penting dalam menyebarluaskan ajaran Sapta Darma dengan pendekatan sosial dan bimbingan moral. Dalam aktivitas sehari-hari, para penghayat menjalani beragam kegiatan spiritual seperti sujud, pertemuan remaja, pertemuan rutin warga, dan penguatan budi pekerti yang bertujuan untuk menciptakan kehidupan spiritual yang seimbang. Kegiatan-kegiatan ini juga membantu memperkuat ikatan sosial antara anggota penghayat dan masyarakat di sekitarnya. Dalam perjalanannya, para penghayat Sapta Darma menghadapi berbagai rintangan, termasuk stigma sosial, diskriminasi dalam administrasi kependudukan, dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang kepercayaan mereka. Meski begitu, mereka tetap berupaya mempertahankan keberadaan mereka dengan melestarikan tradisi, nilai spiritual, dan menjalin relasi yang baik dengan masyarakat. Keberadaan Sapta Darma juga mempersembahkan dampak sosial budaya yang positif, yang terlihat melalui peningkatan sikap toleransi, kerjasama, dan keharmonisan sosial di Kecamatan Kesamben. Dengan demikian, Sapta Darma berkontribusi terhadap dinamika kehidupan masyarakat Kesamben selama tahun 1997 hingga 2006.
Kata kunci: Keberadaan, Sapta Darma, Kesamben, Kepercayaan, Administrasi
Description
FINALISASI oleh Agus 2026 Juni 23
Keywords
Citation
Harvard style
