Penggalian dan Prioritisasi Kebutuhan Sistem Informasi Produksi Menggunakan Metode Design Thinking dan MoSCoW (Studi Kasus: Batik Laras Keling)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer
Abstract
Batik Laras Keling merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan
penjualan batik yang berlokasi di Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Operasional
perusahaan menghadapi berbagai kendala, seperti pencatatan produksi, penjualan,
dan manajemen bahan baku yang belum terdokumentasi dengan baik, kehilangan
catatan produksi serta proses pengecekan manual yang menyebabkan
keterlambatan aliran informasi. Permasalahan ini berdampak pada lambatnya
pengambilan keputusan dan menurunnya efisiensi kerja. Untuk menjawab
permasalahan tersebut, pengembangan sistem informasi dipandang sebagai solusi
strategis. Proses pengembangan diawali dengan penggalian kebutuhan sistem
menggunakan pendekatan Design Thinking, yang terdiri atas lima tahapan:
empathize, define, ideate, prototype, dan testing. Melalui tahapan ini, diperoleh
sembilan kebutuhan fungsional yang dirangkum dalam dokumen Software
Requirement Specification (SRS) dan telah divalidasi oleh pihak perusahaan.
Mengingat adanya keterbatasan anggaran dan sumber daya untuk
mengimplementasikan seluruh kebutuhan sekaligus, dilakukan proses prioritisasi
kebutuhan menggunakan metode MoSCoW guna menentukan fitur-fitur yang perlu
dikembangkan terlebih dahulu. Penelitian ini membahas penerapan metode Design
Thinking dan MoSCoW dalam analisis serta prioritisasi kebutuhan sistem informasi
pada Batik Laras Keling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Design
Thinking mampu mengidentifikasi permasalahan utama dan merumuskan sembilan
kebutuhan fungsional sebagai solusi. Selanjutnya, hasil prioritisasi dengan metode
MoSCoW mengelompokkan fitur-fitur ke dalam kategori must have, should have,
could have, serta won’t have.
Description
FINALISASI oleh Arif 2026 Juni 22
