Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) dengan Media Augmented Reality (AR) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD di Gugus 1 Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember masih tergolong rendah. Observasi awal menunjukkan rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah hanya 38,2 dari 100, sedangkan banyak siswa belum mencapai KKTP pada hasil belajar IPAS. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh model Problem Based Learning (PBL) dengan media Augmented Reality (AR) terhadap kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD. Penelitian menggunakan quasiexperimental design dengan Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 28 siswa kelas eksperimen (SDN Jambearum 01) dan 28 siswa kelas kontrol SDN Pringgondani 01) yang dipilih melalui cluster random sampling. Kelas eksperimen mendapatkan pembelajaran PBL berbantuan media AR berbasis gyroscope, sedangkan kelas kontrol mendapatkan pembelajaran yang biasa dilakukan oleh guru. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah berbasis tahapan Polya dan tes hasil belajar IPAS ranah kognitif C1-C4, kemudian dianalisis menggunakan Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan: (1) model PBL dengan media AR berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah IPAS (t(54) = 9,177, p < 0,001), dengan rata-rata kelas eksperimen (78,90) lebih tinggi dari kelas kontrol (52,85); (2) model PBL dengan media AR berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS (t(54) = 4,968, p < 0,001), dengan rata-rata kelas eksperimen (83,21) lebih tinggi dari kelas kontrol (73,61). Disimpulkan bahwa pengaruh model PBL dengan media AR terbukti efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD pada materi permasalahan lingkungan.
Description
Finalisasi_Maya_19 Juni 2026
