Efisiensi Penggunaan Biaya Sumberdaya Domestik (DRC) Produksi Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L.) di Kecamatan Banyuputih Kabupaten Situbondo

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Komoditas cabai rawit tergolong dalam sub sektor hortikultura tanaman sayuran yang menjadi salah satu komoditas impor. Komoditas cabai rawit banyak di usahakan oleh petani di indonesia guna mencukupi kebutuhan pasar dalam negeri. Hal tersebut menunjukkan bahwa secara mendasar, cabai rawit dapat diproduksi di dalam negeri dengan memanfaatkan sumberdaya domestik, sehingga dapat menghemat devisa negara. Indonesia memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan sektor pertanian komoditas cabai rawit. Saat ini, konsumsi dan produksi cabai dalam negeri cukup tinggi, namun volume impor juga tinggi. Volume produksi yang tinggi tidak menjamin usahatani sudah efisien atau tidak efisien dalam penggunaan biaya sumberdaya domestik. Peneliti melalui penelitian ini, ingin mengetahui apakah meningkatkan produksi cabai rawit dalam negeri dengan biaya sumberdaya domestik lebih menguntungkan dibandingkan mengimpor cabai rawit dari luar negeri. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive sampling), yaitu di Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis analitis. Penelitian ini menggunakan 2 jenis data yaitu primer dan sekunder, metode pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan yaitu non-probability sampling dengan quota sampling. Jumlah sampel yang diambil pada penelitian ini 33 petani yang aktif melakukan kegiatan produksi cabai rawit di lokasi penelitian. Alat analisis yang digunakan dalam menjawab rumusan masalah mengenai tingkat efisiensi penggunaan biaya sumberdaya domestik yaitu analisis Domestic Resource Cost (DRC). Alat analisis yang kedua adalah analisis sensitivitas, untuk mengetahui kepekaan hasil analisis tingkat efisiensi ekonomik yang diperoleh apabila terjadi perubahan variabel yang digunakan. Terdapat 2 skenario perubahan pada analisis sensitivitas dengan asumsi variabel lain bernilai tetap (cetaris paribus). Pertama, analisis sensitivitas yang menguji perubahan tingkat efisiensi ekonomi jika produksi cabai rawit menurun sebesar 10%, 15%, 20%, 25% dan 30%. Kedua, analisis sensitivitas yang menguji perubahan tingkat efisiensi ekonomi jika nilai tukar rupiah terhadap Dollar Amerika mengalami perubahan (depresiasi) sebesar 10%, 15%, 20%, 25% dan 30%.

Description

Reupload file repositori 14 Mei 2026_Maya Approved by Teddy

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By