Rekonfigurasi Jaringan Distribusi Terhadap Rugi Daya pada Penyulang Yosorati dan Semboro dengan Metode Simple Branch Exchange
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Jumlah keperluan pelanggan listrik semakin meningkat pada setiap
tahunnya. Sebab jika pelanggan atau penggunaan beban yang semakin bertambah,
dapat memengaruhi pembagian beban yang berbeda beda. Pengaruh lainnya jika
nilai beban langsung terkumpul pada satu titik secara besar, dapat memengaruhi
pada kualitas tegangan menjadi drop, jika tegangan drop akan memperbesar nilai
arus dan berpengaruh pada rugi daya. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi
rugi daya aktif dan reaktif, sebelum rekonfigurasi penyulang semboro 72,2838 kW
daya aktif, dan 66,8827 kVAR rugi daya reaktif, sedangkan penyulang yosorati
98,5687 kW rugi daya aktif dan 86,9371 kVAR rugi daya reaktif saat kondisi beban
puncak berdasarkan metode simple branch exchange. Metode pengerjaannya
adalah analisis kuantitatif dengan cara membandingkan nilai rugi daya sebelum
rekonfigurasi dan setelah rekonfigurasi terhadap daya reaktif dan aktif. Penyesuaian
jaringan distribusinya disimulasikan pada etap 19 untuk mengetahui kondisi
jaringan distribusi. Hasil dari rekonfigurasi pada penyulang yosorati dilakukan
pemisahan beban pada bagian daerah industri pg jatiroto dan ujung jaringan
penyulang yosorati. Sedangkan penyulang semboro dilakukan rekonfigurasi pada
bagian ujung jaringan yang masih menggunakan konduktor berpenampang kecil 70
mm. Pada penyulang yosorati tidak dilakukan rekonfigurasi jaringan, karena jika
dilakukan rekonfigurasi, dapat berpengaruh pada nilai rugi daya reaktif yang
semakin membesar 10 kVAR, sedangkan pada rugi daya aktifnya hanya menurun
3 kW. Untuk penyulang semboro dilakukan 2 rekonfigurasi terhadap section 5 yang
dibuka dan dihubungkan dengan section 3. Section 6 dibuka dan dihubungkan
dengan section 4. Dari hasil rekonfigurasi tersebut diperoleh penurunan rugi daya
aktif sebesar 30 % , namun pada rugi daya reaktif mengalami peningkatan sebesar
0,5 %. Pada penyulang pg jatiroto dilakukan 2 rekonfigurasi pada section 1 dan
section 5, penurunan rugi daya pada penyulang tersebut sebesar 14,9 % daya aktif
sedangkan daya reaktif meningkat 18 %. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan
bahwa penggunaan konduktor dan nilai beban dapat memengaruhi rugi daya.
Description
Repo 19 Mei 2026_ Rudy K
Approved by Teddy
