Pengaruh Variasi Suhu Konstan Penyimpanan dan Lama Penyimpanan Terhadap Efektivitas Enkapsulasi NPV pada Mortalitas Ulat Grayak (Spodoptera litura)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Ulat grayak (Spodoptera litura) merupakan hama polifag yang menyerang
berbagai tanaman hortikultura berpotensi menimbulkan kerusakan hingga
kegagalan panen. Pengendalian yang umum dilakukan yaitu insektisida kimia,
namun penggunaannya menimbulkan resistensi, resurjensi hama, serta
pencemaran lingkungan. Nucleopolyhedrovirus (NPV) dapat mengendalikan hama
sasaran dan aman bagi organisme non-target, namun kelemahannya adalah rentan
terhadap suhu dan lama penyimpanan. NPV diformulasikan melalui teknik
enkapsulasi menggunakan kitosan sebagai pelindung (protective
microenvironment). Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh variasi suhu
konstan dan lama penyimpanan, serta interaksi keduanya terhadap efektivitas
enkapsulasi NPV.
Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)
faktorial dengan dua faktor, yaitu suhu penyimpanan (4 °C, 25 °C, dan 40 °C) dan
lama penyimpanan (7, 14, dan 21 hari) dengan tiga ulangan. Parameter yang
diamati meliputi persentase mortalitas larva S. litura dan kecepatan kematian
(LT50). Data dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf kepercayaan 95% dan
dilanjutkan uji DMRT jika terdapat perbedaan nyata, serta analisis probit untuk
menentukan nilai LT50
. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi suhu konstan,
lama penyimpanan, serta interaksi keduanya tidak berpengaruh nyata terhadap
efektivitas enkapsulasi NPV. Mortalitas yang dihasilkan dari interaksi variasi suhu
dan lama penyimpanan yaitu 66,60% hingga 90%, variasi suhu 71, 10% hingga
81,10%, lama penyimpanan 70% hingga 77,70%, dan LT50 yaitu 3 hingga 6 hari.
Description
Reuploud Repository 18 Mei-agus
Approved by Teddy
