Hubungan Karakteristik Sosiodemografi terhadap Tingkat KAP Pencegahan Zoonosis pada Peternak Ayam Potong dan Ayam Petelur di Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran
Abstract
Zoonosis tetap menjadi perhatian kesehatan masyarakat global yang
signifikan karena banyak penyakit menular pada manusia berasal dari hewan.
Beberapa peristiwa luar biasa selama dua puluh tahun terakhir seperti flu burung,
MERS-CoV, dan COVID-19 telah menunjukkan dampak luas penularan patogen
yang ditularkan hewan terhadap populasi manusia. Indonesia, dengan peternakan
unggas intensifnya, tidak kebal terhadap risiko ini, termasuk di Kabupaten Jember,
daerah penghasil ayam di Jawa Timur. Petani berisiko tinggi terpapar, sehingga
implementasi biosekuriti menjadi langkah kunci dalam upaya pencegahan.
Efektivitas biosekuriti terutama ditentukan oleh pengetahuan, sikap, dan praktik
(KAP) petani. Namun, hingga saat ini, informasi tentang KAP peternak ayam di
Kabupaten Jember dan karakteristik sosiodemografis terkait belum tersedia. Studi
ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan data ini dan memberikan dasar untuk
strategi pengendalian zoonosis yang lebih tepat sasaran.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik
sosiodemografis dengan tingkat pengetahuan, sikap, dan praktik terhadap
pencegahan zoonosis di Jember. Data dikumpulkan dari peternak ayam broiler dan
ayam petelur di 14 kecamatan di Kabupaten Jember yang memenuhi kriteria inklusi
dan eksklusi. Data dianalisis menggunakan korelasi peringkat Spearman dan uji
chi-square untuk menilai hubungan antara karakteristik sosiodemografis dan
tingkat KAP responden. Kemudian, dilakukan analisis multivariat untuk
menentukan variabel independen mana yang tetap berpengaruh setelah mengontrol
variabel lainnya.
Description
reupload 2026 Rudi H
Validasi dan Finalisasi Ratna 17 juni 2026
