Pengaruh Pemberian Melatonin dan Intensitas Penyiraman terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Kakao adalah tanaman yang rentan terhadap kekeringan. Penggunaan
melatonin dapat membantu mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan oleh
stres akibat kekeringan. Melatonin merupakan hormon yang dapat berperan dalam
regulasi berbagai proses fisiologis, dapat meningkatkan toleransi tanaman terhadap
stres serta merangsang pertumbuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji
pemberian melatonin dan intensitas penyiraman terhadap pertumbuhan bibit kakao.
Penelitian ini menggunakan RAL split plot dengan faktor I sebagai petak utama,
yaitu intensitas penyiraman 3 hari (P1), 6 hari (P2), 9 hari (P3) dan faktor II sebagai
petak anakan, yaitu konsentrasi melatonin 0 μM (M0), 50 μM (M1), 100 μM (M2),
150 μM (M3). Hasil analisis ragam menunjukkan interaksi pemberian melatonin dan
intensitas penyiraman berpengaruh sangat nyata pada luas daun dan berpengaruh
nyata pada intensitas munculnya tunas baru dan luas stomata, sehingga kombinasi
perlakuan P2M3 menjadi kombinasi perlakuan terbaik. Penyiraman 3 hari sekali (P1)
berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang,
berat segar tajuk, berat segar akar, berat kering tajuk, berat kering akar, berat segar
tanaman, berat kering tanaman, panjang akar, volume akar. Pemberian melatonin
150 μM (M3) berpengaruh berpengaruh nyata terhadap variabel diameter stomata.
Description
Reuploud Repository hasyim Mei 2026
Validasi file repositori 17 Juni 2026_Firli
