Efektivitas Program Percepatan Penurunan Stunting yang didanai dengan Dana Desa di Desa Plosorejo Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas Program Percepatan
Penurunan Stunting yang didanai Dana Desa di Desa Plosorejo Kecamatan
Kademangan Kabupaten Blitar Tahun 2023. Pengukuran efektivitas program pada
penelitian ini menggunakan empat indikator efektivitas menurut Campbell J.P
dalam Medyanti (2023), yang meliputi keberhasilan program, keberhasilan sasaran,
tingkat input dan output, serta pencapaian tujuan menyeluruh. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif dengan
teknik sampling jenuh sebanyak 57 responden yang terdiri dari kader posyandu,
bidan desa, dan pemerintah desa. Pengumpulan data primer dilakukan melalui
observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner, sedangkan data sekunder
diperoleh melalui studi dokumentasi dan literautur yang relevan. Skala pengukuran
menggunakan skala Likert dengan uji instrumen berupa uji validitas dan uji
reliabilitas. Analisis data menggunakan statistik deskriptif melalui distribusi
frekuensi, nilai rata-rata (mean), dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa efektivitas Program Percepatan Penurunan Stunting yang didanai Dana Desa
di Desa Plosorejo berada pada kategori efektif dengan persentase 68% efektif, 11%
cukup efektif, dan 21% tidak efektif. Indikator keberhasilan program berada pada
kategori efektif, namun keterlibatan kader posyandu dan kesesuaian pelaksanaan
kegiatan dengan kebijakan percepatan penurunan stunting masih cukup efektif.
Indikator keberhasilan sasaran berada pada kategori tidak efektif karena ketepatan
penetapan sasaran, pengukuran status gizi balita, ketepatan penerima PMT, serta
kehadiran sasaran program masih belum optimal. Sementara itu, indikator tingkat
input dan output serta pencapaian tujuan menyeluruh berada pada kategori efektif.
Saran yang diberikan yaitu perlunya peningkatan ketepatan sasaran, perbaikan
kualitas pengukuran status gizi balita, pengawasan distribusi PMT, serta
peningkatan partisipasi sasaran program.
Description
reupload 2026 Rudi H
