Relasi Kuasa Nelayan Pemilik Kapal dengan Anak Buah Kapal (ABK) di Desa Puger Kulon Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Sektor perikanan berperan penting dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di Desa Puger Kulon, Kabupaten Jember. Hubungan antara pemilik kapal dan anggota ABK mencerminkan dinamika kekuatan yang kompleks yang ditandai dengan tidak setaraan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika hubungan kekuasaan dan bentuk-bentuk ketergantungan ekonomi dan sosial antara pemilik kapal mandiri dan ABK, menggunakan teori kekuasaan Michel Foucault dan konsep patron-klien James Scott. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan metode purposive dalam memilih lokasi informan ditentukan dengan metode purposive dan snawball. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan bahwa relasi kekuasaan dalam komunitas nelayan bersifat dinamis, tidak selalu hierarkis atau represif. Otoritas pemilik kapal terbukti tidak hanya di laut melalui kontrol atas tenaga kerja dan distribusi keuntungan, tetapi juga beroperasi secara halus melalui interaksi sosial di darat. Hubungan ini cair, dapat dinegosiasikan, dan dibentuk oleh norma-norma masyarakat. Sementara itu, akses yang tidak merata ke modal dan alat produksi menempatkan anak buah kapal dalam posisi ketergantungan yang kuat. Namun, hubungan tersebut bukan murni eksploitatif elemen timbal balik, kesetiaan, dan kedekatan pribadi juga melunakkan dominasi. Secara keseluruhan, hubungan kekuasaan antara pemilik kapal dan ABK kapal tidak satu arah, tetapi terbentuk dalam jejaring sosial kompleks yang memadukan kekuasaan, ketergantungan, dan solidaritas lokal.
Description
Reupload file repository 2 Februari 2026_Ratna
