Pengembangan Perangkat Pembelajaran RBL-STEM Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kombinatorial Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Masalah Konfirmasi Tebu Transgenik Dengan Teknik PCR
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Keterampilan berpikir kombinatorial merupakan kemampuan kognitif
tingkat tinggi yang mencakup identifikasi kasus, pengenalan pola, generalisasi,
pembuktian sistematis, serta pertimbangan keterkaitan dengan masalah
kombinatorial lain, yang sangat penting dalam eksperimen bioteknologi yang
bersifat multivariat dan tidak memiliki solusi tunggal. Namun, terdapat beberapa
permasalahan pembelajaran diantaranya keterampilan ini belum terfasilitasi secara
optimal dalam pembelajaran bioteknologi. Pembelajaran berbasis riset masih
terbatas dan mahasiswa mengalami kesulitan memahami materi rekayasa genetika
yang abstrak akibat minimnya praktik dan investigasi langsung.
Riset rekayasa genetika tebu dipilih sebagai konteks autentik dan kompleks,
dengan fokus pada konfirmasi tebu transgenik menggunakan teknik PCR, karena
proses PCR menuntut perancangan dan optimasi kombinasi parameter eksperimen
yang saling bergantung. Oleh karena itu, dikembangkan perangkat pembelajaran
berbasis RBL-STEM untuk melibatkan mahasiswa dalam aktivitas ilmiah autentik
yang mengaitkan pemahaman konsep, pemanfaatan teknologi, perancangan
eksperimen, dan analisis matematis terhadap kombinasi parameter, sehingga
diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara perkembangan riset
bioteknologi dan praktik pembelajaran di perguruan tinggi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk: a. menguraikan proses tahapan perakitan
tanaman tebu transgenik gen FL-SoSPS1 dan ΔN-SoSPS1 b. mendeskripsikan
tahapan aktivitas pembelajaran RBL-STEM dalam menyelesaikan masalah
konfirmasi tebu transgenik menggunakan PCR c. mendeskripsikan proses dan hasil
pengembangan perangkat pembelajaran RBL-STEM dalam menyelesaikan
masalah konfirmasi tebu transgenik dengan teknik PCR d. mengevaluasi apakah
penerapan perangkat pembelajaran RBL-STEM berpengaruh secara signifikan
terhadap peningkatan keterampilan berpikir kombinatorial mahasiswa dalam
menyelesaikan masalah konfirmasi tebu transgenik dengan teknik PCR e.
mendeskripsikan potret fase keterampilan berpikir kombinatorial mahasiswa
selama proses pembelajaran berlangsung.
Penelitian ini menggunakan kerangka Design-Based Research (DBR)
yang terdiri dari fase research yang dilakukan di Laboratorium CDAT, Universitas
Jember (penelitian perakitan tebu transgenik termasuk konfirmasi gen dengan
teknik PCR sebagai landasan kontekstual dan sumber masalah autentik), fase
development di Program Studi Agroteknologi, Universitas jember (pengembangan
perangkat pembelajaran RBL-STEM), dan fase evaluation di Pendidikan Biogi,
Universitas PGRI Argopuro Jember (quasi eksperimen untuk memperoleh bukti
empiris efektivitas perangkat yang telah dikembangan).
Hasil fase research menunjukkan bahwa perakitan tebu transgenik gen FLSoSPS1 dan ΔN-SoSPS1 telah berhasil didapatkan dan terbukti pada beberapa
karakter agronomi dan biologis memiliki hasil yang lebih unggul daripada tebu
kontrol (wild type). Konfirmasi tebu transgenik dengan teknik PCR yang
merupakan bagian dari penelitian fase research dipilih sebagai konteks autentik
karena bersifat multivariate dan tidak bisa dipecahkan dengan solusi tunggal yang
selanjutnya digunakan sebagai dasar dilakukannya fase development. Kerangka
aktivitas pembelajaran telah disusun secara sistematis. Pengembangan perangkat
pembelajaran meliputi RTM, LKM, dan THBM yang menunjukkan kategori valid
(3,6), praktis (3,8) dan efektif yang ditunjukkan melalui hasil keterampilan berpikir
kombinatorial mahasiswa (84%), aktivitas mahasiswa (3,7) dan respons positif
mahasiswa (87%). Penerapan perangkat pembelajaran berbasis RBL-STEM
terbukti meningkatkan keterampilan berpikir kombinatorial mahasiswa,
ditunjukkan oleh perbedaan post-test yang signifikan (t-test, Sign.= 0.000; selisih
mean = 20.760), nilai N-gain yang lebih tinggi pada kelas eksperimen (0.7740;
kategori tinggi) dibandingkan kelas kontrol (0.4887; kategori sedang), dengan
perbedaan N-gain yang juga signifikan secara statistik (Sig.-0.000).
Description
Reuploud file repositori 12 Mei 2026_Magang SP (Mayla)_Firli
Validasi file repositori 15 Juni 2026_Firli
